Jumat, 20 Februari 2026
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • NasionalNew
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal
Jumat, 20 Februari 2026
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Banten Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

Kala Bekas Galian Tambang di Lebak jadi Ladang dan Arena Bermain Warga Citeras

Aldi Setiawan Oleh: Aldi Setiawan
11 Oktober 2024 | 19:37
Kala Bekas Galian Tambang di Lebak jadi Ladang dan Arena Bermain Warga Citeras

Seorang bocah perempuan berdiri dibatas tebing bekas galian tambang. Sementara di belakangnya puluhan anak-anak asik bermain bola di Kampung Tutul, Desa Citeras, Kecamatan Rangkasbitung. Aldi Setiawan/Banten Raya

Bagikan Ke WhatsAppBagikan Ke FacebookBagikan Ke TwitterBagikan Ke Telegram

BANTENRAYA.COM – Hampir genap setahun, aktivitas tambang pasir dan tanah di Kampung Tutul, Desa Citeras, Kecamatan Rangkasbitung Kabupaten Lebak berhenti.

Kini, lahan bekas galian tambang tersebut menyisakan pemandangan yang cukup menyeramkan. Tebing tinggi terbentuk dan cekungan tanah tergenang air.

Tak hanya satu, di lokasi tersebut ada sekitar 4 genangan air yang dalamnya tak bisa diperkirakan.

Baca Juga: Demo Anarkis Penolakan Calon Ketua DPRD Renggut Korban Jiwa, IMALA Salahkan Kader PDI-P Lebak

Bahkan terdapat satu genangan yang saking luasnya terlihat seperti sebuah danau dengan dengan terbing terjal yang terlihat sangat rapuh.

Sementara 3 genangan lainnya warga percaya tak terlalu dalam. Meski begitu, endapan lumpur di bawahnya tentu tetap membahayakan.

Mulai dari tanah yang longsor dan potensi tenggelam tentu bisa terjadi kapan saja.

Baca Juga: 21 Tahun jadi Honorer, Mendiang Yadi Satpol PP Lebak Tinggalkan 4 Orang Anak

Namun bagi anak-anak dan bahkan orang dewasa yang tinggal di sekitarnya, pemandangan yang sebetulnya memperlihatkan arti sebuah kerusakan ekologis tersebut, memberikan satu tempat baru untuk menghibur diri.

Seolah terbiasa, tiap petang mereka datang dan melakukan aktivitas masing-masing.

Selain genangan dan tebing, bekas galian tambang juga membentuk tanah lapang yang dikelilingi oleh genangan air dan tebing-tebing tadi. Di tengah lapangan tersebut, mereka bermain. Bahkan, ada beberapa yang sudah dijadikan ladang.

Baca Juga: Sampai Turun Lapangan, Sejumlah Politikus Tak Malu Lagi Kampanyekan Mantan Pesaing

BACAJUGA:

Ahmad Aziz Setia Ade Putra, Plt Sekda Kota Cilegon. (Gillang/Bantenraya.com)

400 Lahan Milik Pemkot Cilegon Belum Bersertifikat, Paling Banyak di DPUPR

20 Februari 2026 | 21:21
Ilustrasi harga telur ayam di Pasar Kranggota Kota Cilegon, (Tia/Bantenraya.com)

Sepekan Alami Kenaikan, Telur Ayam di Pasar Kranggot Cilegon Masih Mahal

20 Februari 2026 | 20:50
Ahmad Aflahul Aziz, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Cilegon. (Uri/Bantenraya.com)

Kader Gerindra Minta Program Pemkot Cilegon Soal 5.000 Wirausaha Baru Dikaji Ulang

20 Februari 2026 | 20:35
Suasana di Pasar Kranggot Cilegon yang terdapat penumpukan sampah, Jumat, 20 Februari 2026. (Tia/Banten Raya)

Sampah Menumpuk di Pasar Kranggot Cilegon hingga ke Bibir Jalan

20 Februari 2026 | 20:15

Sore itu puluhan anak-anak datang sambil membawa sebuah bola. Mereka membagi dua tim.

Ranting pohon dan batang singkong yang berada di sekitar, oleh mereka dijadikan tiang gawang.

Sekitar pukul 17.00 WIB, kick off dimulai. Meski sederhana dan berbahaya, anak-anak terlihat bahagia.

Baca Juga: 5 Link Twibboh Hari Museum Nasional 2024, Desain Keren dan Kekinian untuk Dibagikan di Media Sosial

Hingga menjelang Maghrib, mereka berhenti karena dari atas tebing, orang tua mereka memanggil agar anak-anak segera bergegas pulang.

“Memang hampir setiap sore itu main bola di sini a, seru. Sudah biasa sih, jadi ya gak takut,” kata salah satu anak yang dijumpai, Reza saat ditanya Bantenraya.com, Jumat, 11 Oktober 2024.

Tak hanya memanfaatkan tanah lapang yang tersedia, anak-anak tersebut bahkan berani melompat ke genangan air untuk membersihkan diri.

Baca Juga: Pedagang Asongan di Serang Jadi Tersangka, Diduga Korupsi Setoran Pajak Desa,

Sebagian dari mereka turut menunjukkan keahlian lompat tingginya dari atas tebing dengan tinggi mencapai 3-4 meter.

“Enggesan ngojayna (Sudah berenangnya),” teriak salah satu orang tua yang melihat anaknya berenang dari atas tebing.

Salah satu warga yang dijumpai di sekitar lokasi, Neneng juga turut mengungkapkan bahwa lokasi tambang tersebut memang sudah terbengkalai. Tak tahu pasti sejak kapan, namun sudah hampir setahun warga mulai beraktifitas di lokasi tersebut.

Baca Juga: Blak-blakan, Coach Justin Bongkar Konspirasi Jahat Indonesia Dikerjai dalam Laga vs Bahrain: Jangan Berhenti Serbu!

Selain tempat bermain bola dan pemandian, di genangan yang terbesar, warga bahkan memanfaatkannya untuk memancing ikan.

Bagi yang hobi memancing, ucap Neneng, genangan terbesar oleh mereka memang sengaja disebar benih ikan.

“Kalau yang di lapangan ini emang biasanya main bola. Terus kalo genangan itu juga ada yang dipakai buat kerbau. Tapi, kalau genangan yang itu (sambil menunjuk ke arah salah satu genangan) gak bisa kerbau juga, lumpurnya dalam,” ucap Neneng lagi dengan berbahasa Sunda.

Baca Juga: Daftar Lengkap Pimpinan dan Anggota AKD DPRD Kota Cilegon 2024-2029, Dari Nama hingga Asal Fraksi

Tak hanya wahana bermain, saking luasnya lokasi tambang yang terbengkalai tersebut, warga sekitar rupanya turut memanfaatkannya untuk berladang. Bahkan, pantauan Banten Raya, di salah satu lokasi titik, terlihat seorang petani tengah menanam puluhan pohon pisang.

Neneng sendiri salah satu warga yang berladang di lokasi bekas galian tambang tersebut bersama suaminya. Saat bertemu dengan Banten Raya di dekat lapangan tempat anak-anak bermain bola, dirinya mengaku saat itu baru saja pulang menggarap lahan.

“Soalnya inikan emang awalnya lahan warga, terus dijual ke pengusaha tambang, ya sekarang sudah berhenti kita manfaatkan lagi,” terangnya.

Baca Juga: Merasa Dikerjai, Ekspresi Shin Tae-yong Jadi Sorotan hingga Tolak Jabat Tangan dengan Officer Bahrain

Neneng menceritakan kondisi lingkungannya saat aktivitas tambang masih aktif beroperasi. Setiap hari, puluhan truk berlalu lalang melewati jalan mungil yang juga dilalui warga. Bertahun-tahun hingga tambang tak beroperasi, jalan tetap rusak bahkan bergelombang.

“Kalau debu jangan ditanya. Tiap hari truk pasir mondar-mandir ngangkut. Gak tau juga punya siapa sebetulnya,” ucapnya lagi.

Kini, Neneng hanya berharap hidupnya bisa tenang tanpa mendengar suara alat berat yang sedang mengeruk pasir atau suara truk besar ketika membawa pasir berlebih.

Baca Juga: Anti Barcode di SPBU, Volta eX Resmi Meluncur Hadirkan Motor Listrik dengan Desain Futuristik

“Saya juga gak tau sebetulnya dapat untung atau enggak, ya gini-gini aja,” tandasnya.***

Tags: bekas galian tambangberladangDesa CiterasWahana bermain
Previous Post

Demo Anarkis Penolakan Calon Ketua DPRD Renggut Korban Jiwa, IMALA Salahkan Kader PDI-P Lebak

Next Post

Dorong Ekonomi Lokal, 29 Kecamatan di Kabupaten Serang Pamerkan UMKM

Related Posts

Ahmad Aziz Setia Ade Putra, Plt Sekda Kota Cilegon. (Gillang/Bantenraya.com)
Daerah

400 Lahan Milik Pemkot Cilegon Belum Bersertifikat, Paling Banyak di DPUPR

20 Februari 2026 | 21:21
Ilustrasi harga telur ayam di Pasar Kranggota Kota Cilegon, (Tia/Bantenraya.com)
Daerah

Sepekan Alami Kenaikan, Telur Ayam di Pasar Kranggot Cilegon Masih Mahal

20 Februari 2026 | 20:50
Ahmad Aflahul Aziz, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Cilegon. (Uri/Bantenraya.com)
Daerah

Kader Gerindra Minta Program Pemkot Cilegon Soal 5.000 Wirausaha Baru Dikaji Ulang

20 Februari 2026 | 20:35
Suasana di Pasar Kranggot Cilegon yang terdapat penumpukan sampah, Jumat, 20 Februari 2026. (Tia/Banten Raya)
Daerah

Sampah Menumpuk di Pasar Kranggot Cilegon hingga ke Bibir Jalan

20 Februari 2026 | 20:15
Menteri ATR/BPN dan Gubernur Banten saat menyerahkan sertifikat tanah wakaf di kantor MUI Provinsu Banten. Jumat, 20 Februari 2026. (Raffi/Bantenraya.com)
Daerah

58 Persen Belum Tersertifikasi, ATR BPN Percepat Legalitas 900 Ribu Tanah Wakaf

20 Februari 2026 | 19:41
Bupati Pandeglang Rd Dewi Setiani membuka Bazaar Ramadan Kadaharan Buka Puasa Porwan Pandeglang, Jumat 20 Februari 2026. (Muhaemin/Bantenraya.com)
Daerah

Bupati Pandeglang Ajak Warga Ramaikan Bazar Ramadan Porwan, 60 UMKM Turut Terlibat

20 Februari 2026 | 19:29
Load More

Popular

  • Samsung Galaxy A57

    Spesifikasi Samsung Galaxy A57, Bakal Hadir Setelah Lebaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Cilegon Beri Bocoran 4 Titik Operasi Lalu Lintas, Ramadan Jangan Coba-coba Langgar Aturan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dewan Cilegon Minta Pemerintah Kaji Ulang Penurunan NJOP Industri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ‎Pemkot Serang Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadan, Tekankan Puasa Tidak Menganggu Rutinitas Pekerjaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SD Negeri Banjarsari 5 Kota Serang Berjaya di OSN, O2SN dan FLS3N 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BRI Super League, Rekor Mentereng Persis Solo FC Siap Binasakan PSBS Biak di Manahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Arti Kalimat ‘Nyawit Nih Orang’ yang Banyak Digunakan di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Breaking News, Tabrak Truk di Stasiun Poris, KA Bandara Anjlog

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jamu Borneo, Dewa United Incar Revans di Banten Internasional Stadium 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Suami Agnes Jennifer Diduga Kembali Selingkuh, Begini Respon Sang Selebgram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Petugas Dapur SPPG Yayasan Sukaratu 6, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, memperlihatkan selembar surat cinta dari siswa yang terselip dalam ompreng MBG, Rabu 11 Februari 2026. (Dokumentasi Bantenraya.com)

Selipkan Pesan di Ompreng MBG, Peserta Didik di Pandeglang Request Menu: Minta Nasi Goreng hingga Ayam

12 Februari 2026 | 05:00
SMAN 1 Cimarga

Pengakuan Siswi SMAN 1 Cimarga yang Ikut Mogok Sekolah, Bukan Dukung Siswa Merokok tapi……

18 Oktober 2025 | 12:16
Kabupaten serang PT PWI

Sempat Produksi Sepatu di Kabupaten Serang, PT PWI 1 Bakal Bangkit Buka Usaha Baru di Cikande

2 Februari 2026 | 17:11
matahari cilegon

Gedung Eks Matahari Lama Cilegon Mulai Dibersihkan, Bakal Jadi Gedung UMKM

8 Januari 2026 | 18:36

Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional, Bjb Backup Total Pembiayaan UMKM

Asooooy… Kepala Desa akan Diajak Studi Banding ke Korea dan China

Seluruh Ospek di Kampus Diputuskan Digelar Online, Termasuk di Banten

Mudik Resmi Dilarang, Efektif 24 April

Ahmad Aziz Setia Ade Putra, Plt Sekda Kota Cilegon. (Gillang/Bantenraya.com)

400 Lahan Milik Pemkot Cilegon Belum Bersertifikat, Paling Banyak di DPUPR

20 Februari 2026 | 21:21
Ilustrasi harga telur ayam di Pasar Kranggota Kota Cilegon, (Tia/Bantenraya.com)

Sepekan Alami Kenaikan, Telur Ayam di Pasar Kranggot Cilegon Masih Mahal

20 Februari 2026 | 20:50
Ahmad Aflahul Aziz, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Cilegon. (Uri/Bantenraya.com)

Kader Gerindra Minta Program Pemkot Cilegon Soal 5.000 Wirausaha Baru Dikaji Ulang

20 Februari 2026 | 20:35
Suasana di Pasar Kranggot Cilegon yang terdapat penumpukan sampah, Jumat, 20 Februari 2026. (Tia/Banten Raya)

Sampah Menumpuk di Pasar Kranggot Cilegon hingga ke Bibir Jalan

20 Februari 2026 | 20:15

Tag

2022 Andra Soni ASN banjir Banten BRI Brigadir J BRI Super League Cilegon drakor drama Korea Film Harga Tiket Helldy Agustian Indonesia Jadwal jadwal tayang Kabupaten Lebak kabupaten serang Kota Cilegon Kota Serang Lebak link nonton link twibbon lowongan kerja Pandeglang Pemkot Cilegon pemkot serang Pemprov Banten pilkada Preman Pensiun 6 Preman Pensiun 7 profil provinsi banten Ramadhan Robinsar serang sinopsis spoiler spoiler sub indo Timnas Indonesia Twibbon UMKM viral
Banten Raya

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda

Nomor ID Pers : 26666 | Status Pendataan : Terverifikasi Faktual | Sertifikat : 1393/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Digital Banten Raya
  • Ecommerce Banten Raya
  • Siding Banten Raya
  • Share Banten Raya

Ikuti Kami

  • Daerah
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Opini
  • Ekonomi & Bisnis
  • Teknologi
  • Hukum & Kriminal

© 2026 Banten Raya - Berkualitas dan Berbeda