Politik

Indonesia Kecam Serangan Militer Israel

News image

JAKARTA - Pemerintah Indonesia bereaksi keras atas aksi militer yang ...

Politik | Jumat, 11 Juli 2014 | Klik: 2208 | Komentar

Baca

MenPAN Tantang Presiden Baru

News image

JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) ...

Politik | Jumat, 4 Juli 2014 | Klik: 2021 | Komentar

Baca

Anggoro Divonis 5 Tahun, Kaban Terbukti Nyogok

News image

JAKARTA – Terdakwa perkara dugaan suap proyek pengadaan revitalisasi sistem ...

Politik | Kamis, 3 Juli 2014 | Klik: 1823 | Komentar

Baca


Pramugari Kapal Alami Pelecehan Seksual


PULOMERAK
- Kasus pelecahan seksual kembali terjadi. Setelah sebelumnya viral di media sosial terkait pelecehan seksual kepada pasien di salah satu rumah sakit di Surabaya, kali ini pelecehan seksual dialami oleh pramugari kapal laut yang bertugas di kapal milik PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Banten Raya, Kamis (½), SS adalah salah satu pramugari yang baru selesai bertugas dari Kapal Motor Penumpang (KMP) Portlink III. Saat turun di Dermaga III Pelabuhan Merak sekitar pukul 15.00 WIB, SS menunggu mobil jemputan dari perusahaan PT Karya Inter Nusa Gemilang (KING) yang bekerja di bawah PT ASDP Indonesia Ferry. Namun, malang didapat SS yang baru berusia 21 tahun tersebut, gadis cantik berperawakan tinggi tersebut mendapat pelecehan dari orang yang tidak dikenalnya.

SS dipegang oleh pelaku pelecahan di paha kiri bagian belakang. Seketika SS berteriak meminta tolong orang di sekitar. Namun pelaku lari, meski akhirnya bisa diamanakan oleh beberapa orang yang saat itu sedang berada di sekitar Dermaga III Pelabuhan Merak. Kemudian, SS dibawa ke Kantor Sektor Kepolisian Kawasan Pelabuhan (KSKP) Merak.

Manajer PT KING Egi Febriana menuturkan, saat kejadian dirinya sedang berada di sekitar lokasi karena akan menjemput pramugari yang turun dari kapal. Melihat kejadian tersebut, orang disekitar Dermaga III Pelabuhan Merak yang menangkap pelaku pelecehan lalu membawa ke mobil yang Ia bawa, setelah itu pelaku pelecehan diserahkan di KSKP Merak. "Tapi, setelah di bawa ke KSKP Merak, kita milih berdamai saja. Masalah ini juga sudah selesai secara kekeluargaan," kata Egi kepada Banten Raya, kemarin.

Egi menjelaskan, kejadian pelecehan seksual yang dialamai paramugari kapal laut di lintasan Merak-Bakauheni baru kali ini terjadi. Dirinya berharap, kejadian seperti itu tidak akan terulang kembali. "Pramugari kita juga sudah bekerja sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur). Kita juga imbau kepada pramugari kita agar menjaga sikap, dan ketika mendapat pelecehan seperti itu harus berani melapor," jelasnya.

Diterangkan Egi, setelah dibawa ke Kantor KSKP, pelaku pelecehan seksual juga seperti orang bingung. Bahkan, saat ditanya alamat beberapa kali jawabannya berlainan. "Kita selesaikan dengan kekeluargaan saja. Itu ngakunya sih penumpang dari Merak mau ke Lampung tapi ketiduran di kapal jadi kebawa lagi ke Merak," terangnya. (gillang)


Beri komentar


Security code
Refresh