Politik

Indonesia Kecam Serangan Militer Israel

News image

JAKARTA - Pemerintah Indonesia bereaksi keras atas aksi militer yang ...

Politik | Jumat, 11 Juli 2014 | Klik: 2032 | Komentar

Baca

MenPAN Tantang Presiden Baru

News image

JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) ...

Politik | Jumat, 4 Juli 2014 | Klik: 1861 | Komentar

Baca

Anggoro Divonis 5 Tahun, Kaban Terbukti Nyogok

News image

JAKARTA – Terdakwa perkara dugaan suap proyek pengadaan revitalisasi sistem ...

Politik | Kamis, 3 Juli 2014 | Klik: 1666 | Komentar

Baca


Kosmetik Ilegal Dijual Online


SERANG
- Bagi wanita yang suka membeli kosmetik melalui online harap waspada. Senin (20/3) kemarin, petugas Subdit I Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Banten menggerebek sebuah rumah di Perumahan Puspa Regency Blok A3 No 15 Kota Serang, yang diduga dijadikan tempat membuat kosmetik ilegal tersebut.

Petugas mengamankan pemilik rumah berinisial YAR. Sebagai barang bukti, petugas menyita sejumlah prduk kosmetik yang didduga ilegal serta bahan-bahannya untuk membuatnya, serta komputer untuk melakukan penjualan secara online. Informasi yang diperoleh, penggerebekan yang dilakukan petugas Subdit 1 dilakukan sekitar pukul 11.00 WIB.

Penggerebkan dilakukan petugas setelah mendapat informasi dari masyarakat bahwa adanya produksi kosmetik kecantikan tanpa label sebuah rumah di Komplek Puspa Regensi Blok A 3 No 15 tersebut. Dari informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan dan pemeriksaan di lokasi. Di rumah itu, ditemukan barang barang bahan kosmetik dan kosmetik yang sudah jadi.

Kosmetik-kosmetik tersebut di antaranya untuk pemutih, hand body, tonner, dan lainnya. Petugas kemudian melakukan interogasi terhadap pemilik rumah dan pegawai di rumah itu. Dalam pemeriksaan awal itu, diketahui bahwa pelaku dalam kegiatannya usahanya tidak memiliki surat izin, baik dari Balai Pengawas Obat Makanan (BPOM) Serang, maupun dari pejabat terkait soal kegiatan produksi dan peredaran barang tersebut.

Selain produksi, kegiatan penjualan produk kosmetik yang dilakukan secara online dan kepada orang yang sudah dikenal tersebut telah berlangsung selama satu tahun. Bersama dengan barang bukti, pelaku dibawa ke Mapolda Banten. "Saat ini dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Ditres Narkoba," kata Kabid Humas Polda Banten AKBP Zanudin melalui whats app group, kemarin.

Selain bahan-bahan pembuatan kosmetik dan kosmetik yang sudah jadi, petugas juga menyita alat produksi kosmetik berupa blender, baskom, klip plastik, timbangan. “Betul (digerebek-red). Sekarang masih proses (penyelidikan-red). Belum bisa (diekpose-red), nanti ya,” kata Direktur Resnarkoba Polda Banten Kombes Juliat Permadi Wibowo melalui sambungan telepon kepada wartawan. (marjuki)

Beri komentar


Security code
Refresh