Politik

Indonesia Kecam Serangan Militer Israel

News image

JAKARTA - Pemerintah Indonesia bereaksi keras atas aksi militer yang ...

Politik | Jumat, 11 Juli 2014 | Klik: 1993 | Komentar

Baca

MenPAN Tantang Presiden Baru

News image

JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) ...

Politik | Jumat, 4 Juli 2014 | Klik: 1824 | Komentar

Baca

Anggoro Divonis 5 Tahun, Kaban Terbukti Nyogok

News image

JAKARTA – Terdakwa perkara dugaan suap proyek pengadaan revitalisasi sistem ...

Politik | Kamis, 3 Juli 2014 | Klik: 1613 | Komentar

Baca


Pilu! Anak Bunuh Ibu Kandung


Tangsel
- Sadis! seorang remaja berinisial D (18), tega membacok ibu kandungnya sendiri, Titin Nurbaiti (50). Ibu yang kesehariannya berjualan nasi uduk di kediamannya Gang Masjid Nurul Huda RT 02/RW 03 Kelurahan/Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) itu tewas seketika setelah menerima rentetan bacokan dari buah hatinya sendiri.

Aksi keji D terjadi di kediaman mereka. Titin tewas bersimbah darah ditemukan tergeletak di kamar tidurnya.? Ia mengalami luka bacok pada bagian kepala, jari-jari kelingking dan jari manis yang putus.
Peristiwa memilukan itu menjadi perhatian warga dan tetangga korban. Masyarakat berkerumun di sekitar rumah kontrakan yang bercat biru tersebut untuk mengetahui penyebab pasti kematian Titin.

Salah seorang tetangga korban, Nurhilda mengaku mendengar ribut-ribut antara pelaku D dengan Titin pada Rabu (15/2) malam. Samar-samar, Nurhilda mengaku pertengkaran ibu dan anak itu dipicu persoalan kompor gas yang dinyalakan oleh D dengan api terlalu besar.

"Sempat ada adu mulut, tetangga juga sempat datang untuk melerai pertengkaran itu.  Tapi akhirnya ribut lagi dan kita lihat Ibu (Titin) sudah tergeletak berlumuran darah. Kami akhirnya lapor polisi," tandasnya.
Kapolsek Ciputat, Komisaris Tatang SYarif mengatakan kasus tersebut terjadi pada Kamis (16/2) sekitar pukul 06.30 WIB. Petugas Bhabinkamtibmas, menurut Kapolsek sudah mendatangi lokasi lantaran mendapat laporan dari masyarakat.

"Warga sempat laporan ke petugas Bhabinkamtibmas, karena mendengar ribut-ribut antara pelaku D dengan ibunya T. Petugas Bhabinkamtibmas, langsung ke lokasi dan ternyata peristiwa itu sudah terjadi," kata Kapolsek Ciputat.

Saat didatangi petugas, menurutnya korban Titin sudah dalam kondisi tewas bersimbah darah dan ditemukan tergeletak di kamar tidurnya.? Titin mengalami luka bacok di bagian kepala, jari-jari kelingking dan jari manis yang putus.

"Pelaku D yang juga anaknya, masih berada di dalam rumah dan mengakui perbuatannya. Petugas langsung mengamankan D, tapi petugas sempat kesulitan saat menginterogasi pelaku. Sepertinya depresi, karena kelihatan dari tingkah lakunya," kata dia.

Keluarga korban, menurut Tatang memang berencana membawa pelaku untuk berobat ke Pandeglang. Sayangnya, rencana belum terealisasi, D malah membuat ulah dan harus meringkuk di jeruji besi sel penjara Polsek Ciputat. "Untuk motif pastinya masih sedang didalami," tandasnya.

Saat ini, D mendekam di sel Mapolsek Ciputat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Petugas kepolisian juga masih terus mendalami motif pembunuhan yang dilakukan pelaku berambut gondrong itu. (iwan)

Beri komentar


Security code
Refresh