Crime News

Pelaku Utama Pembunuhan Siti Dituntut 10 Tahun

News image

SERANG - ER (18), terdakwa pembunuhan Siti Marhatusholihat (17), warga Ka...

Hukum & Kriminal | Rabu, 17 Januari 2018 | Klik: 29 | Komentar

Baca

Tabrak Mobil, Pengendara Motor Tewas

News image

SERANG- Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Abdul Fatah Hasan, Ko...

Hukum & Kriminal | Senin, 8 Januari 2018 | Klik: 97 | Komentar

Baca

Babeh Terancam 15 Tahun

News image

JAKARTA- Kembali terjadinya kasus sodomi membuat khawatir beberapa pihak. Menteri Pe...

Hukum & Kriminal | Senin, 8 Januari 2018 | Klik: 73 | Komentar

Baca


Tongkang Terdampar, Pantai Penuh Batu Bara


PANDEGLANG – Kapal tongkang Camar Laut 3303 pemasok batu bara Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 2 Labuan terdampar di pesisir Pantai Carita, Kecamatan Carita, Kamis (11/1). Keberadaan tongkang berukuran besar tersebut dikeluhkan masyarakat karena mengganggu dan mencemari laut.

Ketua Balawista Banten Ade Ervin mengeluhkan, kapal tongkang yang terdampar tersebut membuat pesisir pantai menjadi hitam. “Sampai sekarang belum dipindah (dievakuasi-red) oleh pemiliknya. Padahal sudah membuat pantai tercemar serta aktivitas pengunjung terganggu,” keluh Ade dihubungi melalui telepon selular, Jumat (12/1).

Ade juga meminta pemilik tongkang dan PLTU 2 Labuan untuk mengevakuasi kapal dan membersihkan kawasan pantai dari serpihan batu bara yang tumpah, agar memberikan kenyamanan untuk wisatawan dalam beraktivitas. “Harus segera dipindahkan. Kapal ini sudah merugikan masyarakat sekitar pantai yang membuka usaha serta pengunjung,” katanya.

Hal yang sama juga dikeluhkan Sunaryono, pengurus Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Pandeglang. Pihaknya meminta pemilik tongkang bertanggungjawab terhadap kondisi Pantai Carita. “Kalau saya sangat menyayangkan dengan banyaknya batubara di kawasan wisata Pantai Carita ini.

Jadi saya harap ada pihak yang bertanggungjawab untuk membersihkan tumpahan batubara disepanjang pantai karena dampaknya sangat mengganggu bagi pengunjung yang akan berenang di pantai,” pintanya.

Pelaksana Bagian Keamanan Internal PLTU 2 Labuan Fiki Usno mengaku belum tahu ada kapal tongkang yang terdampar di Pantai Carita. “Belum dapat kabar, saya masih ada diluar kota. Yang saya tahu itu tanggung jawab pemilik,” singkat Fiki, dihubungi melalui ponselnya. (yanadi)

Beri komentar


Security code
Refresh