Crime News

Pelaku Utama Pembunuhan Siti Dituntut 10 Tahun

News image

SERANG - ER (18), terdakwa pembunuhan Siti Marhatusholihat (17), warga Ka...

Hukum & Kriminal | Rabu, 17 Januari 2018 | Klik: 29 | Komentar

Baca

Tabrak Mobil, Pengendara Motor Tewas

News image

SERANG- Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Abdul Fatah Hasan, Ko...

Hukum & Kriminal | Senin, 8 Januari 2018 | Klik: 97 | Komentar

Baca

Babeh Terancam 15 Tahun

News image

JAKARTA- Kembali terjadinya kasus sodomi membuat khawatir beberapa pihak. Menteri Pe...

Hukum & Kriminal | Senin, 8 Januari 2018 | Klik: 73 | Komentar

Baca


Syarat Calon Tak Lengkap


SERANG – Tiga pasangan bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah Kota Serang yang sudah mendaftarkan diri ke KPU Kota Serang dipastikan harus melakukan perbaikan berkas calon karena tak lengkap. KPU menunggu sampai dengan 18 Januari guna perbaikan berkas-berkas tersebut.

Komisioner KPU Kota Serang Fierly Murdlyat Mabrurri mengatakan bahwa sampai Rabu petang hanya ada tiga pasangan bakal calon yang mendaftar di KPU. Mereka adalah pasangan Samsul Hidayat dan Rohman dari perseorangan, Vera Nurlaela Jaman dan Nurhasan dari Koalisi Serang Cantik, dan Syafrudin dan Subadri Usuludin dari Koalisi Serang Madani.

Ia mengatakan secara keseluruhan berkas syarat pencalonan ketiga pasangan sudah memenuhi syarat. “Tapi untuk syarat calon bisa dipastikan semua pasangan calon harus melakukan perbaikan,” kata Fierly di kantor KPU Kota Serang, Rabu (10/1).

Berkas syarat calon di antaranya adalah surat keterangan bebas utang, surat izin cuti kampanye, LHKPN, biodata, ijazah, dan lainnya. Berkas-berkas itu harus segera dipenuhi sampai dengan 18 Januari 2018. Kemarin dua pasangan calon mendaftarkan diri ke KPU Kota Serang.

Keduanya adalah pasangan Vera-Nurhasan dan Syafrudin Subadri. Pasangan Vera mendaftar ke KPU sekitar pukul 11.30 setelah sebelumnya menggelar Soft Launching, Long March, dan Pendaftaran Pasangan Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang Periode 2018-2023 di Le Dian Hotel.

Hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Golkar Banten Bahrul Ulum, Ketua Nasdem Provinsi Banten Wawan Iriawan, Ketua Golkar Kota Serang Ratu Ria Maryana, Ketua PKB Kota Serang Wahyu Papat JR, Ketua Demokrat Kota Serang Amanudin Toha, Ketua Nasdem Kota Serang Roni Alfanto, dan Ketua Gerindra Kota Serang Budi Rustandi. Koalisi Serang Cantik terdiri atas 8 partai politik yaitu Partai Golkar, Gerindra, PKB, Demokrat, Nasdem, PKP Indonesia, PBB, dan PDI Perjuangan. 

Vera Nurlaela Jaman mengatakan bahwa pemenangan ini adalah kerja berat yang memerlukan kerja keras. Karena itu seluruh mesin partai harus dijalankan secara maksimal.Pasangan calon Syafrudin dan Subadri Usuludin datang ke KPU Kota Serang sekitar pukul 16.00 seteah sebelumnya menggelar deklarasi di lapangan Boru. Hadir dalam kesempatan tersebut pengurus DPP PAN Yandri Susanto, Ketua Hanura Banten Eli Mulyadi, Ketua PKS Banten Miftahudin, Ketua DPW PPP Banten Agus Setiawan, dan pengurus partai-partai tersebut di tingkatan Kota Serang.

Dalam orasinya Eli Mulyadi mengatakan bahwa Syafrudin pernah menjadi camat di beberapa wilayah dan saat ini menjadi kepala dinas. Dengan demikian urusan pemerintahan sudah dikuasai olehnya.
“Sementara Pak Subadri adalah politisi dan pernah menjadi Ketua DPRD Kota Serang sehingga sudah menguasai sudah paham masalah Kota Serang,” katanya.

Subadri Usuludin mengatakan bahwa demi maju dalam pilkada dan membangun Kota Serang agar lebih baik Syafrudin ikhlas berhenti sebagai ASN. Sementara ia sendiri ikhlas diberhentikan dari posisi Ketua DPRD Kota Serang.“Jujur awalnya saya tidak yakin akan bisa manggung di sini karena banyak pihak yang tidak menghendaki kami melakukan ikhtiar politik,” katanya.

Sementara itu pasangan calon dari independen lain yaitu Sigit Switarto dan Rd Wildan Ardisasmita sudah menyerahkan surat pernyataan mundur dari pencalonan. Adapun pasangan calon dari independen Agus Irawan Hasbullah dan Samsul Bahri dikabarkan akan mendaftarkan diri ke KPU Kota Serang pada pukul 20.00.

Terpisah, Ketua DPC PDIP Kota Serang Bambang Janoko mengaku ikhlas atau legowo tidak dapat mencalonkan diri (nyalon) sebagai calon walikota Serang pada pilkada serentak 2018 ini. Bambang mengaku siap melaksanakan perintah partai.

"Saya mah hanya prajurit, sudah lah ya (ikhlas), mudah-mudahan sebagai kader partai apa pun keputusannya saya manut perintah partai," katanya saat dikonfirmasi pada acara HUT ke-45 PDIP di Sekretariat DPD PDIP Banten, Rabu (10/1).

Bambang mengatakan, meski sebenarnya rekomendasi belum diterima (tembusannya) ke DPC PDIP Kota Serang, namun apapun yang menjadi instruksi DPP PDIP dirinya siap menjalani."Rekomendasi memang belum kita pegang, belum sampai DPC, walau pun DPD sudah menegaskan mendukung Vera-Nurhasan. Karena ini domainnya ada di DPD. Tapi apapun yang diamanatkan DPP partai saya akan melaksanakannya, akan mengamankannya sepenuh hati. Udah ya, saya mau ngomong apa lagi enggak bisa," ujarnya.

Di lokasi yang sama, Ketua DPD PDIP Banten Asep Rahmatullah resmi mengumumkan bahwa partainya mendukung pasangan Vera Nurlaela Jaman-Nurhasan sebagai calon walikota-wakil walikota dalam Pilkada Kota Serang 2018. "Setelah melewati komunikasi politik yang amat panjang, kami mendukung pasangan Vera Nurlaela Jaman dan Nurhasan," kata Asep.

Asep menyatakan, pemberian dukungan tersebut berdasarkan hasil survey yang menunjukan bahwa Vera Nurlaela Jaman-Nurhasan menempati posisi paling unggul. "Dalam politik kita enggak bisa asumsi semata, tapi harus ada metodologi yang jadi dasar," katanya. Ia mengaku siap menerjunkan seluruh kadernya untuk memenangkan Vera-Nurhasan. "Kalau sudah instruksi Ibu ketua DPP (Megawati Soekarnoputri), semua kader harus ikut," katanya. (tohir/rahmat)


Beri komentar


Security code
Refresh