Crime News

Siswi SMA Ditemukan Tewas Mengenaskan

News image

SERANG – Siti Marhatusholikhat (18), warga Kampung Cibuah, Desa Cikeusal, Ke...

Hukum & Kriminal | Jumat, 15 Desember 2017 | Klik: 33 | Komentar

Baca

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 256 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 276 | Komentar

Baca


150 Kilometer Rel Rangkas-Bayah Diaktifkan


LEBAK - Pemerintah akan mengaktifkan kembali rel kereta api jalur Rangkasbitung-Saketi-Bayah sepanjang 150 kilometer. Jalur rel Rangkasbitung-Bayah merupakan peninggalan Belanda yang sebelumnya dioperasikan untuk mengangkut hasil tambang dan transportasi orang yang secara resmi ditutup oleh pemerintah pada 1953 silam.

"Jalur rel Rangkasbitung-Bayah yang sudah lama ditinggalkan akan di reaktivasi. Akan dibangun ulang kembali," Kata Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi usai peresmian Citra Maja Raya, Sabtu (18/11).
Menurut Menhub, pihaknya juga akan melanjutkan proyek doble track.

Pada saat ini proyek baru dari stasiun Maja- Rangkasbitung. "Nanti kita akan melanjutkan doble track track ke- Serang sampai ke - Merak. Transportasi kereta memang sangat  ideal membantu pergerakan manusia lebih cepat tepat waktu dan aman," katanya.

Wakil Ketua DPRD Lebak Yogi Rahmat mendukung rencana Kemenhub tersebut. "Jika memang itu benar maka saya sangat mendukung pengaktifan kembali jalur rek kereta Rangkasbitung-Bayah. Kalau hidup maka bukan hanya akan bermanfaat memperlancar jalur transportasi barang dan orang tetapi meningkatkan ekonomi warga setempat," katanya.

Tingkat perekonomian warga akan meningkat seiring dengan adanya armada transportasi massal yang murah. Di tambah jalur Bayah merupakan jalur yang melintasi daerah destinasi wisata pantai."Kalau jalur kereta ke sana hidup maka akan menjadi kereta wisata karena setiap penumpang akan disuguhkan pemandangan panorama alam indah berupa hutan, perkebunan, gunung, pertanian dan pesisir pantai di Lebak selatan yang masih alami. Sehingga sangat diharapkan jalur rel ke Lebak selatan bisa segera kembali dihidupkan untuk membangkitkan perekonomian warga," katanya. (purnama)

Beri komentar


Security code
Refresh