Crime News

Empat Pemeras Ngaku Polisi

News image

SERANG – Mengaku sebagai anggota polisi Polda Banten,  empat pemuda ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 29 Maret 2017 | Klik: 865 | Komentar

Baca

Pembuang Bayi Itu Pelayan Kafe

News image

PASARKEMIS - Sesosok bayi berjenis kelamin perempuan yang ari-arinya masih ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 29 Maret 2017 | Klik: 579 | Komentar

Baca

Puluhan Anak di Pandeglang Diduga Disodomi

News image

PANDEGLANG – Puluhan anak di Desa Sukaraja, Kecamatan Pulosari, Kabupaten ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 24 Maret 2017 | Klik: 711 | Komentar

Baca


Awalnya Berhamburan, Setelah Itu Ngajak Selfie


SERANG -
Para wanita yang terjaring razia itu selanjutnya diserahkan ke Dinsos Kabupaten Serang untuk dilakukan pendataan dan pembinaan. Selain itu, dalam razia yang berlangsung dua jam itu, Satpol PP mengamankan sekitar 200 botol minuman keras (miras) dari tiga tempat hiburan malam yang berbeda, yaitu di Balong H. Satibi, Rumah Makan Danau Mas, dan tempat Karaoke Parahyangan, di wilayah Kecamatan Kramatwatu.

Pantauan di lokasi, para PL yang tengah mendampingi tamu bernyanyi, berhamburan lari ke ruang belakang saat didatangi petugas Satpol PP di Karaoke Parahyangan di Jalan Lingkar Selatan (JLS). Bukannya takut, sebagian mereka justru meledek petugas. Salah satu diantara PL yang sedang berganti mengajak selfie. "Pingin ya mas, ngomong aja kalau mau gak apa-apa, boleh kok, apa mau selfie, hayu," ajak salah seorang PL.  

Kabid Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Dinas Satpol PP Kabupaten Serang Hanafi mengatakan, kegiatan penertiban dilakukan selain sudah menjadi agenda Satpol PP juga sebagai tindak lanjut dari pengaduan warga. “Pada kegiatan penertiban kita mengamankan sekitar 200 botol miras dan 47 PL, di tiga tempat berbeda. Mereka PL bukan PSK,” kata Hanafi.

Ia menuturkan, selain melakukan razia di wilayah Kecamatan Kramatwatu, pihaknya juga akan melakukan pemantauan tempat hiburan di wilayah Anyer dan Cinangka. “Semalam (kemarin-red) juga ada satu regu yang melakukan di lima titik tempat hiburan dan Alhamdulillah hasilnya nihil. PL yang terjaring razia kita serahkan ke dinsos, dan selanjutnya menjadi kewenangan dinsos,” ujarnya.

Lebih lanjut Hanafi mengungkapkan, pihaknya telah mengagendakan razia di beberapa daerah lainnya di Kabupaten Serang, seperti di Kecamatan Kibin dan Cikande. “Di Serang timur ada dua titik, salah satunya rencana tindak lanjut dari surat Camat Kibin (Lukman Harun-red) yang mensinyalir ada tempat yang dijadikan pesta miras anak-anak yang masih belajar dan di Kecamatan Cikande ada tempat yang disinyalir dijadikan tempat prostitusi,” paparnya.

Sekretaris Dinas Satpol PP Kabupaten Serang Untung Mulyadi menjelaskan, razia di tempat hiburan malam akan terus dilakukan terutama menjelang bulan Ramadhan dalam rangka menciptakan ketertiban di Kabupaten Serang. “Yang kita lakukan sifatnya pembinaan, kita tidak hanya merazia Plnya saja, tapi kita juga akan melihat perijinan yang dimiliki tempat hiburan malam, apakah menyalahi ijin atau tidak,” kata Untung.

Kepala Dinsos Kabupaten Serang Ahmad Saefudin mengatakan, para PL yang telah dilakukan pendataan akan diberikan pelatihan, seperti menjahit dan yang lainnya agar mereka tidak kembali ke tempat hiburan. “Insya Allah mereka yang terjaring razia akan kita berikan pembinaan. Mereka kan selain para janda juga ada anak-anak yang masih muda yang perlu diberi arahan,” ujarnya. (tanjung)

Beri komentar


Security code
Refresh

Komentar Terakhir