Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 208 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 258 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 224 | Komentar

Baca


Merasa Ditipu, Puluhan Warga Datangi PT Hadena

SERANG - Puluhan warga yang merupakan konsumen PT Hadena Indonesia (HDN) mendatangi kantor perusahaan itu di kantornya di Jalan Raya Cilegon, KM 1 Nomor 101 D, Sumur Bor, Kota Serang, Selasa (10/9). Warga merasa ditipu perusahaan di bidang perdagangan produk teh kesehatan itu karena tidak diberikan upah sebagaimana dalam brosur. Pantauan di lokasi, puluhan kosumen PT HDN tersebut bergerombol di depan sekitar kantor. Mereka mempertanyakan mengenai penghasilan dari jasa pengeleman kantong atau benang teh celup kemasan. Dalam brosur yang disebarkan itu, tercantum bahwa kita dapat penghasilan Rp 70 ribu dari mengelem satu kotak teh celup kemasan berisi 200 lembar kantong tersebut. Warga juga diminta uang pendaftaran senilai Rp 5 ribu.

Selain itu, warga juga diminta membayar uang Rp 250 ribu jika ingin menjadi anggota program Gerakan Makmur Sejahtera (GMS) milik PT HDN. Salah satu warga, Juju mengaku, dirinya merasa diitipu oleh perusahaan tersebut, karena apa yang ada dalam brosur tidak sesuai dengan kenyataan. "Awalnya, kemarin saya mendaftar, dan diminta uang pendaftaran Rp 5 ribu. Setelah mendaftar, saya diminta menjadi anggota dan diminta membayar Rp 250 ribu dan diberi produk teh yang kantung dan benangnya belum dilem, saya kemudian mengelemnya di rumah. Hari ini saya datang lagi ke kantornya, bukannya dapat uang seperti di brosur Rp 70 ribu, tapi diberi dua kotak produk teh lagi dan cincin, katanya ini senilai dengan Rp 70 ribu. Saya malah nambah Rp 10 ribu lagi. Cincinnya bukan emas," kata warga asal Kecamatan Ciruas ini kepada wartawan, kemarin.

Juju merasa dirinya ditipu oleh perusahaan tersebut karena apa yang telah dijanjikan oleh perusahaan dalam brosur tidak sesuai dengan kenyataan. "Ya, kita minta uang kita dikembalikan lah," ujarnya seraya menambahkan bahwa dirinya akan diberi uang Rp 5 ribu jika bisa mengajak warga dan masuk menjadi peserta program GMS.Warga lainnya, Eni juga mengaku hal yang sama. Ia mengaku ditipu oleh perusahaan yang baru beroperasi dua hari tersebut. "Saya sudah mendaftar Rp 250 ribu. Bukan hanya saya, banyak warga juga yang sudah bayar," ungkapnya.

Herman, warga lainnya menyatakan bahwa keponakannya juga menjadi konsumen perusahaan itu dan telah membayar uang Rp 250 ribu. Herman berharap kejadian yang dialami keponakannya tidak menimpa warga lainnya. "Ya, ini untuk pelajaran saja, karena korbannya banyak," jelasnya. Sementara itu, Kepala Cabang PT HDN Serang Nisom S yang ditemui membantah bahwa perusahaannya telah melakukan penipuan terhadap konsumennya. Nisom menilai, ada warga tidak paham dengan sistem bisnis perushaannya. "Itu warga yang tidak mengerti saja terhadap perusahaan kita. Uang Rp 250 ribu itu untuk keanggotaan, jika memang warga tidak mau menjadi anggota tidak dipungut. Tapi harga produknya nanti lebih mahal. Keanggotaan ini keuntungannya agar anggota dapat harga murah apabila ingin membeli produk kami," ungkapnya.

Nisom mengatakan bahwa uang sebesar Rp 250 ribu tersebut, di antaranya untuk pendaftaran sebesar Rp 50 ribu. Sisanya, sebesar Rp 200 ribu diganti dengan produk teh merah tersebut. Meski memang anggota dikenakan aturan untuk merekrut anggota baru, Nisom membantah perusahaannya adalah multi level marketing (MLM). "Di sini memang baru dua hari, dan sudah 48 orang anggota yang masuk, tapi cabangnya di mana-mana dan sudah 10 tahunan," ungkapnya.

Nisom juga mengaku sudah mengantongi semua izin dari Pemkot Serang dan lainnya. Namun begitu, produk teh yang dipasarkan tersebut tidak terdaftar izin kesehatan dari dinas kesehatan, Badan POM, serta label halal pada tiap kemasan produk yang ditawarkan. "Izin kami sudah lengkap semua, dari pemkot dan kepolisian juga ada," pungkasnya. (marjuki)

Comments  

 
0 #23 ari Selasa, 02-08-2016 | 20:04
Yah, saya udah terlanjur bayar 275rb di palembang, tapi baru tau info ini pas udah daftar. Gimana nih solusinya?
Quote
 
 
0 #22 Ari kurniyawati Selasa, 03-05-2016 | 17:25
Huft baca artikel jd sebel y mkin percaya deh untuk g ikutan untung aj w .. baru bayar 10 rbu
Quote
 
 
+2 #21 novita Rabu, 30-12-2015 | 09:39

kemarin baru aja aq dari kantor pt hadena yang baru buka di palembang... di brosur emang menggiurkan pekerjaan nya... siapa sih yang ga mau kerja cuma ngelem benang sama kertas nya trus di upah sebesar 60000... aq tuh udah curiga dr pendaftaran nya... masak .. melamar kerja udah dsruh keluar duit dluan, brhubung ibu q yang maksa, yaudah aq nurut aja daftar 10000.. parah nya lg pas di interview, dsruh bayar duit keanggotaan 275,000... mampus dah , langsung pulang , dan g prduliin lg orang2 di lt 1... kacau bgt itu... dimana2, yg nma nya kerja ya qta ny yg dibayar... bkan qta ny yg bayar perusahaan.. kayak mau daftar sekolah aja
Quote
 
 
+1 #20 firman Rabu, 17-06-2015 | 13:20
payah.. ane baru aja interview, sedikit curiga krna mau kerja kog malah suruh bayar .
ni alamat kantor cabang bali
PT. HADENA INDONESIA Jl. Gunung Sanghyang No.89d Kerobokan Badung-BALI
Quote
 
 
+1 #19 D1ER22 Sabtu, 13-06-2015 | 16:32
tidak sesuai dengan nama perusahaannya
HADENA ( "BAGUS" dalam bahasa sunda ) tetapi aktualnya teu HADE alias PHP ( Pemberi Harapan Palsu ). Hati Hati aja deh buat semuanya............
Quote
 
 
-1 #18 BUDIMAN Rabu, 06-05-2015 | 23:51
didaerah medan PT.HADENA INDONESIA ada cabangnya, mereka bereaksi di sebuah Ruko saya mendapatkan brousur dari seseorang, yg mengatakan bahwa ada lowongan dan bisa kerja sampingan, sudah banyak yg mendaftar ke PT.HADENA INDONESIA, utk saat ini belum ada keluhan masyarakat, pada awalnya aku melihat gerak gerik mereka yg sangat mencurigakan tapi hanya perasaan ku saja, tapi aku cek di internet ternyata banyak beredar bahwasanya PT.HADENA INDONESIA adalah penipu, khususnya di jawa, untung saja aku tdk jadi mendaftar. siapa yg gk tertarik dgn penghasilan seperti itu tap sayang penipuan
Quote
 
 
0 #17 intan pandini Kamis, 16-04-2015 | 15:28
HAMPIR Z KETIPU Aq'A,.. UNTUNG Z AD SUAMI q YG TAU TNTG MSLH NE,.. MSKI UANG 5RB q DA LONYAAP,...
Quote
 
 
0 #16 intan pandini Kamis, 16-04-2015 | 15:28
HAMPIR Z KETIPU Aq'A,.. UNTUNG Z AD SUAMI q YG TAU TNTG MSLH NE,.. MSKI UANG 5RB q DA LONYAAP,...
Quote
 
 
+1 #15 oyah Selasa, 10-03-2015 | 21:13
mank dasar penipu lah tuh PT untung ajah gw belom kena tipu..
Quote
 
 
0 #14 3 Care Jumat, 31-10-2014 | 09:28
Hampir aja gw tertipu
Quote
 

Beri komentar


Security code
Refresh

Komentar Terakhir