Crime News

Ayah Perkosa Anak Kandung Hingga Hamil

News image

SERANG - F (17), warga Kelurahan Karundang, Kecamatan Cipocok, Kota ...

Hukum & Kriminal | Sabtu, 17 Februari 2018 | Klik: 34 | Komentar

Baca

Pemilik Toko Alat Listrik Tewas Bersimbah Darah

News image

PANDEGLANG - Siti Aminah (30), tewas di rumahnya, di RT01/01, ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 14 Februari 2018 | Klik: 42 | Komentar

Baca

Bayi Perempuan Dibuang di Semak-Semak

News image

PANDEGLANG - Warga Kampung/Desa Sekong, Kecamatan Cimanuk digegerkan dengan penemuan ...

Hukum & Kriminal | Kamis, 8 Februari 2018 | Klik: 69 | Komentar

Baca


Mahasiswa Diminta Berperan Aktif dalam Pembangunan


SERANG
– Wakil Gubernur Andika Hazrumy meminta kepada mahasiswa untuk berperan aktif dalam proses pembangunan di Provinsi Banten. Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Banten usai melepas peserta Kukerta 722 mahasiswa UIN SMH Banten, Kamis (1/2).

Ia mengatakan, kukerta merupakan proses pendidikan dan persyaratan untuk menjadi sarjana, agar bisa mengabdikan diri di tengah-tengah masyarakat. Karena kukerta merupakan bagian dari tri dharma perguruan tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat. “Tentunya program kukerta memiliki banyak manfaat, baik bagi peserta kukerta maupun masyarakat yang menjadi lokasi kukerta,” kata Wakil Gubernur Banten.

Wakil Gubernur Banten juga mengajak kepada peserta kukerta untuk memberikan kontribusinya untuk Banten dalam proses pembangunan Provinsi Banten ke arah yang lebih baik lagi.“Salah satu kontribusinya adalah peserta kukerta mampu menstransformasi ilmu yang didapat pada saat kuliah kepada warga Banten.

Artinya, peserta kukerta mampu meningkatkan penguatan ekonomi kemasyarakatan, karena peserta kukerta ada yang berasal dari Program Studi Ekonomi Syariah yang bisa membantu perekonomian masyarakat yang berada di desa,” ajak Andika.

Dijelaskan oleh Wakil Gubernur Banten, peserta kukerta bisa melakukan pendampingan kepada warga desa yang menjadi lokasi kukerta, dalam menciptakan lapangan pekerjaan dengan berwirausaha.
“Program kukerta memiliki program desa binaan selama tiga tahun. Artinya, desa binaan ini tentunya akan menjadi desa percontohan, untuk membantu program pembangunan ekonomi pedesaan dan menjadi dasar informasi bagi pemerintah dalam mengambil kebijakan,” ujarnya.

Di lokasi yang sama Rektor UIN SMH Banten Prof Fauzul Iman mengatakan, sebagai perguruan tinggi yang memiliki misi untuk menciptakan pendidikan inklusif, menjadi keniscayaan bagi UIN Banten untuk membantu pemerintah untuk membangun masyarakat desa melalui program kukerta.

“UIN Banten tentunya harus memberikan kontribusi dalam proses pembangunan Banten kearah yang lebih baik, salah satunya adalah dengan meningkatkan sinergitas dengan pemerintah daerah,” kata Fauzul.

Ia mengaku, UIN Banten memiliki program studi ekonomi bisnis yang bisa dijadikan sinergitas dengan pemerintah daerah untuk praktik langsung terkait pengembangan ekonomi kerakyatan. Misalnya, melakukan pendampingan dalam mengembangkan usaha kerakyataan di lokasi kukerta.

“Kukerta adalah momentum untuk mengembangkan potensi yang ada di desa, bersama dengan pemerintah daerah. Kukerta tahun ini difokuskan di Kabupaten Lebak, karena Kabupaten Lebak masih membutuhkan pendampingan dari mahasiswa,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Fauzul juga mengimbau kepada seluruh mahasiswa untuk siap menghadapi situasi apapun ketika mengabdikan diri kepada masyarakat. “Mahasiswa UIN harus siap menghadapi situasi seperti apapun. Kita harus menjadi saksi yang baik, maka dari itu pada hari ini saudara harus bisa menjadi pelita di masyarakat," imbahnya. (satibi)



Beri komentar


Security code
Refresh