Crime News

Pelaku Utama Pembunuhan Siti Dituntut 10 Tahun

News image

SERANG - ER (18), terdakwa pembunuhan Siti Marhatusholihat (17), warga Ka...

Hukum & Kriminal | Rabu, 17 Januari 2018 | Klik: 15 | Komentar

Baca

Tabrak Mobil, Pengendara Motor Tewas

News image

SERANG- Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Abdul Fatah Hasan, Ko...

Hukum & Kriminal | Senin, 8 Januari 2018 | Klik: 86 | Komentar

Baca

Babeh Terancam 15 Tahun

News image

JAKARTA- Kembali terjadinya kasus sodomi membuat khawatir beberapa pihak. Menteri Pe...

Hukum & Kriminal | Senin, 8 Januari 2018 | Klik: 63 | Komentar

Baca


Dindikbud Banten Kena Perampingan


SERANG – Kemententerian Dalam Negeri (Kemendagri) melakukan perampingan ke sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan pemerintah daerah. Salah satunya adalah di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten.

Sekretaris Dindikbud Banten, Ardius Prihantono mengakui adanya perampingan tersebut. Menurutnya, dari 10 unit pelaksana teknis (UPT) yang berada di Dindikbud Banten, setelahnya terjadi perampingan hanya tinggal lima UPT.“Tentunya ini akan mempengaruhi beban kerja dan anggaran yang akan dikelola oleh UPT yang bersangkutan,” kata Ardius kepada Banten Raya, Kamis (21/12).

Ia menjelaskan, UPT yang dirampingkan diantaranya adalah UPT Kota Serang, Cilegon, dan Kabupaten Serang akan digabung menjadi satu, kemudian kantor cabang dinas (KCD) Kota Tangerang Selatan akan digabung dengan Kota Tangerang. “Lalu Taman Budaya yang awalnya terpisah dengan museum digabung,” katanya.

Kendati adanya penyusutan, Ardius berjanji tidak akan mengurangi pelayanan yang akan diberikan kepada masyarakat, terkait peningkatan dunia pendidikan di Provinsi Banten. Bahkan, dirinya juga siap menyukseskan kebijakan tersebut.“Sebagai dinas tentunya kami akan mengikuti arahan pimpinan, dan tentunya akan memberikan yang terbaik dalam pelayanan di dunia pendidikan,” ungkapnya.

Perampingan yang dilakukan oleh Kemendagri tersebut dibenarkan oleh Asda I Pemprov Banten, Anwar Mas’ud, yang menyatakan bahwa Kemendagri telah mengeluarkan surat keputusan terkait perampingan tersebut.“Namun untuk surat dan isi keputusan tersebut ada di Asda III Pemprov Banten, jadi silakan tanya lebih lanjut kepada Pak Asda III,” katanya.Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari Asda III Pemprov Banten, Syamsir. Karena pihak yang bersangkutan belum mengangkat telepon dan pesan singkat tidak direspons. (satibi)

Beri komentar


Security code
Refresh