Crime News

Ayah Perkosa Anak Kandung Hingga Hamil

News image

SERANG - F (17), warga Kelurahan Karundang, Kecamatan Cipocok, Kota ...

Hukum & Kriminal | Sabtu, 17 Februari 2018 | Klik: 34 | Komentar

Baca

Pemilik Toko Alat Listrik Tewas Bersimbah Darah

News image

PANDEGLANG - Siti Aminah (30), tewas di rumahnya, di RT01/01, ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 14 Februari 2018 | Klik: 42 | Komentar

Baca

Bayi Perempuan Dibuang di Semak-Semak

News image

PANDEGLANG - Warga Kampung/Desa Sekong, Kecamatan Cimanuk digegerkan dengan penemuan ...

Hukum & Kriminal | Kamis, 8 Februari 2018 | Klik: 69 | Komentar

Baca


Posyandu Pondok Betung Wakili Tangsel


KOTA TANGSEL-
Posyandu Mawar 2 Kelurahan Pondok Betung, Kecamatan Pondok Aren mendapat kepercayaan untuk mewakili Kota Tangerang Selatan (Tangsel)  dalam ajang lomba kinerja Posyandu tingkat Provinsi Banten tahun 2018.

Dijelaskan Plt Camat Pondok Aren Widodo Heru Lusinto, ditunjuknya posyandu tersebut bukan tanpa alasan. Pasalnya, beberapa prestasi pernah disandang Posyandu 2 juga didukung oleh masyarakatnya dalam perilaku hidup bersih dan sehat.

”Kami merasa bangga, karena salah satu posyandu dan warga Wadasari dilingkungan RW 02 kelurahan Pondok Betung dipelopori oleh ibu Sri Rahayu dinilai cukup baik  dalam menciptakan lingkungan bersih dan sehat  di wilayahnya sehingga layak untuk mewakili Kota Tangsel dalam ajang lomba tingkat provinsi Banten,” kata Widodo, usai menerima tim penilai dari provinsi ,saat mengunjungi Posyandu Banten, Rabu (24/1).

Rombongan dipimpin Ketua penggerak PKK Banten Nanik Wahidin Halim disambut sekertaris daerah Muhamad mewakili walikota yang berhalangan hadir didampingi sejumlah pengurus dan sejumlah kader PKK.

Sekda berharap Posyandu Mawar 2  bisa menjadi juara di provinsi dan menjadi provinsi Banten untuk maju ke tingkat nasional. Namun, yang paling penting penilaian ini bukan sebagai akhir dari tujuan pelayanan posyandu.

“Dengan adanya penilaian dari provinsi tidak membuat para kader posyandu menjadi terlena. Malah menjadi motivasi agar posyandu tersebut tetap memberikan pelayanan yang maksimal. Bukan hanya pelayanan bayi dan ibu hamil, tapi juga penilaian degeneratif. Posyandu harus bisa mengikuti arus jaman globalisasi dan teknologi," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama Ketua tim penilai Nanik Wahidin Halim mengakui walaupun Kota Tangsel terbilang muda dari sejumlah kota dan kabupaten yang ada di Banten, namun beberapa prestasi sudah banyak yang diraihnya dalam berbagai perlombaan.

“Peran posyandu memang sangat penting, sebab posyandu bisa dijadikan sebagai pusat informasi dan ajang kualitas kesehatan keluarga dan lingkungan . Penilaian ini diharapkan dapat dijadikan untuk meningkatkan kinerja kader dan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan berih dan sehat, “harapnya 

Posyandu sebagai pusat pelayanan kesehatan masyarakat selalu menjadi perhatian pemerintah, hingga saat ini Posyandu kesehatan dasar yang dikelola dan dilaksanakan oleh dan untuk masyarakat dengan dukungan teknis dari petugas kesehatan dan keluarga berencana.

“Ada beberapa poin yang menjadi penilaian, selain kinerja kader posyandu juga peran srta terhadap masyarakat, saat ini target gubernur, bagaimana provinsi Banten dapat meraih upakarti, sesuai dengan harapan kita bersama,“ pungkasnya. (*/marjuki)

Beri komentar


Security code
Refresh