Crime News

Pelaku Utama Pembunuhan Siti Dituntut 10 Tahun

News image

SERANG - ER (18), terdakwa pembunuhan Siti Marhatusholihat (17), warga Ka...

Hukum & Kriminal | Rabu, 17 Januari 2018 | Klik: 29 | Komentar

Baca

Tabrak Mobil, Pengendara Motor Tewas

News image

SERANG- Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Abdul Fatah Hasan, Ko...

Hukum & Kriminal | Senin, 8 Januari 2018 | Klik: 97 | Komentar

Baca

Babeh Terancam 15 Tahun

News image

JAKARTA- Kembali terjadinya kasus sodomi membuat khawatir beberapa pihak. Menteri Pe...

Hukum & Kriminal | Senin, 8 Januari 2018 | Klik: 73 | Komentar

Baca


28 Pegawai Perkim Ikut Assement Kinerja Pokja Pengadaan


CIPUTAT – Sebanyak 28 pegawai Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kota Tangsel mengikuti assement kinerja pokja pengadaan barang dan jasa di Kantor Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan, Kamis (21/12). Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk mengukur kemampuan pegawai apakah cocok ditempatkan di Pokja ULP (Unit Pelayanan Pengadaan).

Kepala Bagian ULP Pemkot Tangsel Deden deni, mengatkan peserta ini mengikuti assesment untuk dilihat sisi integritas dan sejauh mana mereka bisa bekerja dalam tekanan untuk pokja ULP.
Sementara itu, Wakil Walikota Tangsel Benyamin

Davnie mengatakan, proses pengadaan barang dan jasa merupakan salah satu proses yang sangat penting dan strategis dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan, baik daerah maupun pusat. Percepatan pelaksanaan pembangunan yang menjadi tanggungjawab pemerintah perlu didukung dengan pelaksanaan belanja daerah, yang dilaksanakan melalui pengadaan barang atau jasa pemerintah.

“Dalam pelaksaan ini, diperlukan berbagai informasi dasar terkait SDM yang akan mengisi jabatan pokja pengadaan barang dan jasa, antar lain informasi mengenai karakter dan kondisi mental setiap individu. Pekerjaan dalam bidang ini memiliki karaktersitik beban kerja yang unik karena berbeda dengan pekerjaan dibidang pemerintah lainnya,” kata Benyamin.

Lanjutnya, oleh sebab itu analisis, penilaian dan evaluasi dalam penempatan pegawai dalam formasi kelompok kerja pengadaan barang dan jasa pada setiap tahun anggaran. Dengan adanya percepatan barang dan jasa diharapkan ada perbaikan sistem pengadaan di Tangsel. “Diharapkan nantinya, kasus koruspsi bidang pengadaan dapat ditekan dan dipertanggungjawabkan baik deari segi fisik maupun  keuangan,” tuturnya. (rbnn)

Beri komentar


Security code
Refresh