Crime News

Pelaku Utama Pembunuhan Siti Dituntut 10 Tahun

News image

SERANG - ER (18), terdakwa pembunuhan Siti Marhatusholihat (17), warga Ka...

Hukum & Kriminal | Rabu, 17 Januari 2018 | Klik: 32 | Komentar

Baca

Tabrak Mobil, Pengendara Motor Tewas

News image

SERANG- Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Abdul Fatah Hasan, Ko...

Hukum & Kriminal | Senin, 8 Januari 2018 | Klik: 101 | Komentar

Baca

Babeh Terancam 15 Tahun

News image

JAKARTA- Kembali terjadinya kasus sodomi membuat khawatir beberapa pihak. Menteri Pe...

Hukum & Kriminal | Senin, 8 Januari 2018 | Klik: 77 | Komentar

Baca


Warga Diajak Bertanam Hidroponik


CIPUTAT - Sebanyak 50 warga dilatih budidaya tanaman menggunakan aplikasi hidroponik. Pelatihan dilakukan Dinas Ketahanan PanganPertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Tangsel di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Jombang, Selasa (12/12).

Kepala DKPPP Kota Tangsel Nur Selamet mengatakan, peserta berasal dari kelompok PKK, kecamatan, kelurahan, kelompok wanita tani dan lainnya. “Selama 2017 ada 300 warga yang kita beri penyuluhan budidaya tanaman menggun akan media hidroponik,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres,
Selasa (12/12).

Pria yang biasa disapa Cing Nur tersebut menambahkan, target tiap tahun ada 200 warga yang ikut pembinaan. Menurutnya, tanah atau lahan pertanian di Kota Tangsel dalam penataan tata ruang ke depan nol.

Sehingga warga dan Pemkot Tangsel harus berfikir memiliki cara tersendiri untuk mengatasinya. Saat ini, semua petani di Kota Tangsel tanah yang dipakai merupakan milik pengembang. Sedangkan sistem pengairan di Kota Tangsel adalah saluran penanggulangan banjir. Diharapakan dengan pelatihan tersebut warga bisa tanam dan jual tanaman hidroponik. “Minimal bisa untuk makan keluarga,” tambahnya.

Masih menurut Cing Nur, tanam hidroponik bisa ditanam di halaman rumah atau gang cantik. Medianya cukup menggunakan paralon dan mesin air dan biaya minimal cukup dengan Rp 600 ribu sudah bisa bertanam. “Ini salah satu cara mengembangkan pertanian selain menggunakan lahan tanah,” ungkapnya.

Banyak yang kembangkan hidroponik itu banyak dipamulang tapi, sekarang digalakkan disemua rumah. Menurutnya, ada 6 jenis tanaman yang bisa di tanam menggunakan media hidroponik, seperti slada, caisim, kangkung, bayam dan pokcoi. “Yang kuat itu slada,” tutupnya.

Sementara itu, Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan, sektor pertanian memiliki peranan yang sangat strategis dalam kehidupan. “Peranan sektor pertanian selain sebagai penciptaan kesempatan kerja, peningkatan pendapatan masyarakat atau petani Kota Tangsel,” ujarnya.

Airin menambahkan, hidroponik merupakan teknik budidaya menanam dengan media air tanpa tanah dengan fokus terhadap pemenuhan nutrisi bagi tumbuhan. Secara aplikasi penggunaan air pada teknologi hidroponik lebih sedikit dari pada kebutuhan penggunaan air pada budidaya yang menggunakan tanah. Lantaran keefesiensinya hidroponik yang tidak membutuhkan air dan lahan yang banyak, bahkan hidroponik dapat menjadi komponen yang dimanfaatkan. “Contohnya dapat diletakkan di ruangan untuk dapat menjadikannya sebagai tanaman,” tambahnya.

Ibu dua anak tersebut menjelaskan, budidaya tanaman hidroponik menjadi salah satu peluang usaha. Bila dilakukan serius dan bertalenta, tidak menuntut kemungkinan menjadi usaha sampingan yang memberi peluang penghasilan jauh lebih besar dibanding penghasilan utama sebagai pegawai misalnya.

Sektor pertanian atau agribisnis mempunyai peranan yang sangat penting dan strategis dalam perekonomian. Namun, pembangunan sektor pertanian masih mengalami permasalahan-permasalahan pokok yang menghambat pengembangannya baik permasalahan makro maupun mikro.

“Salah satu manfaat yang diharapkan dari pelaksanaan pembinaan tersebut adalah adanya keterbukaan wawasan dan kesadaran masyarakat atau petani untuk pengembangan peluang usaha menjadi pengusaha tanaman hidroponik,” tutupnya. (rbnn)

Beri komentar


Security code
Refresh