Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 497 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 611 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 489 | Komentar

Baca


Ketua DPRD Kecewa Kinerja Camat dan Lurah


KOTA TANGERANG - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Suparmi kecewa terhadap kinerja Camat Karawaci. Pernyataan ini terkait adanya warga Kecamatan Karawaci yang menderita penyakit Hydrocephalus sejak 10 tahun terakhir. “Kerjaan camat dan lurah itu apa? kok sampai tidak tahu ada warganya yang sakit sudah 10 tahun. Camat dan lurah itukan tugasnya melayani masyarakat. Untuk apa ada lurah dan ada camat?” kata Suparmi saat membesuk pasien penderita Hydrocephalus warga Karawaci di RSU Kota Tangerang, Jumat (22/9) kemarin.

Ketika dikomfirmasi, Suparmi menilai alasan camat yang tidak mengetahui ada warganya yang sakit dengan alasan baru menjabat tak bisa diterima. Ia juga menilai jika alasan tersebut tidak pantas diutarakan.
“Ketika camat dilantik tentunya dia punya panduan juklak juknis, di situ tugas mereka kan jelas. Mereka (Camat dan lurah_red) merupakan ujung tombak pemerintahan di bawah,” tegasnya.

Suparmi juga menyayangkan kurangnya peran serta RT dan RW. Harusnya kata dia, RT dan RW peka terhadap lingkungannya, juga warganya. “Karena RT dan RW sedikit banyak sudah menikmati fasilitas Pemerintah Kota Tangerang, seperti diberikannya stimulan tiap bulannya,” imbuhnya.

Dia berjanji akan melakukan evaluasi kinerja RT dan RW ketika ada pertemuan dengan Pemerintah Kota Tangerang dalam waktu dekat ini. “Kita selama ini tidak pernah melibatkan RT dan RW dalam rapat, yang kita undang hanya camat. Nanti jika ada evaluasi atau pertemuan akan kita sampaikan kepada camat dan sekda khususnya bagian kesra (kesejahteraaan rakyat),” pungkasnya.

Sementara itu, Camat Karawaci Suli Rosadi membantah bahwa dirinya tidak menelantarkan warganya sama sekali. Justru, lanjut dia, pihaknya sudah mengantisipasinya. "Saya camat dan juga lurah setempat tidak menyia-nyiakan warganya begitu saja, jadi kalau yang dikatakan oleh ketua DPRD itu tidak benar adanya," ungkapnya kepada Banten Raya di kantornya, Senin (25/9).

Dikatakan, warga yang menderita hydrosepalus tersebut sebelumnya sudah dibawa ke rumah sakit dan pihak pemkot menanggung semua perawatannya. Namun, setelah baikan diperbolehkan pulang ke rumah oleh dokter.

"Namun setelah itu kami pihak kecamatan tak tahu lagi kabarnya sehingga tahu tahu kami dikabarkan anak penderita hydrocephalus ini tiba-tiba masuk rumah sakit lagi," tandasnya. Untuk diketahui, Adriansyah (10) bocah penderita Hydrocephalus warga Margasari Kota Tangerang akhirnya dapat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang untuk ditangani secara intensif.(*/andi)

Foto Caption. Tampak Suparmi ketua DPRD kota tangerang saat melihat langsung anak penderita Hydrocephalus yang kabarnya kini pembiayaan di tanggung oleh pemerintah kota tangerang hingga sembuh.

Beri komentar


Security code
Refresh