Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 38 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 78 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 105 | Komentar

Baca


Perpajakan Diminta Bersinergi


KOTA TANGERANG -
Wakil Walikota Tangerang Sachrudin membuka rapat koordinasi dengan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT)/Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (PPATS) se-Kota Tangerang, di Ruang Akhlakul Karimah, Kamis (13/7).

Acara tersebut diselenggarakan oleh Badan Pendapatan Daerah (BPD) Kota Tangerang.Menurut Sachrudin, penerimaan pajak merupakan tulang punggung pembiayaan Anggaran Penerimaan Belanja Daerah (APBD).

Seperti halnya melalui Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang digunakan untuk membiayai kegiatan pembangunan di Kota Tangerang.

Untuk memaksimalkan setiap potensi yang ada, sambung Sachrudin, diperlukan sinergitas antara BPD, Badan Pertahanan Nasional (BPN) serta Kantor Pelayanan Pajak Pratama Timur dan Barat dengan PPAT dan PPATS, sehingga diharapkan dapat meminimalisir serta mendapatkan

solusi dari permasalahan-permasalahan dalam pengelolaan BPHTB. Seperti adanya transaksi jual beli dari objek pajak waris yang sebelumnya belum dilakukan pengalihan, sehingga saat melakukan validasi BPHTB belum dapat diproses dikarenakan dokumen peralihannya belum selesai.

“Untuk pemungutan dan pencapaian BPHTB, Pemkot Tangerang berkerjasama dengan PPAT/PPATS agar target yang telah ditetapkan bisa tercapai setiap tahunnya, sehingga setiap program pembangunan dapat berjalan lancar. Makanya koordinasi harus selalu terjaga dengan baik,” ucapnya.

Kepala BPD Kota Tangerang Herman Suwarman menambahkan, dalam pengelolaan BPHTB tahun 2017, Pemkot Tangerang melalui BPD selain melakukan koordinasi serta pertemuan rutin dengan PPTAS atau notaris, juga sekaligus dalam rangka penyampaian teguran bagi PPATS atau notaris yang belum menyampaikan laporan transaksi, pembangunan sistem BPHTB online untuk mempermudah, memperlancar

proses pelayanan validasi BPHTB kepada masyarakat, mengirim surat himbauan dan edaran kepada PPATS/camat serta notaris agar melakukan perhitungan BPHTB sesuai dengan harga transaksi, melakukan verifikasi lapangan terhadap berkas permohonan BPHTB yang dianggap tidak sesuai ketentuan, terus melakukan inovasi melalui pelayanan online ataupun aplikasi yang dapat mempermudah pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, Herman, dalam rangka memberikan kemudahan kepada masyarakat yang memiliki keterbatasan secara ekonomi dan tidak mampu melakukan pengurusan mutasi SPPT PBB karena terkendala BPHTB yang cukup tinggi, BPD telah mengajukan perubahan Perda tentang pajak

daerah yang didalamnya tercantum ketentuan yang memuat tentang pengenaan tarif BPHTB 0 persen untuk waris, wakaf dan hibah untuk kepentingan umum.Sebagai informasi, target penerimaan BPHTB tahun 2017 sebesar Rp. 330 miliar, di mana capaian sampai Juni 2017 sudah terealisasi sebesar Rp 166,8 miliar. (*/andi)

Beri komentar


Security code
Refresh

Komentar Terakhir