Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 117 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 163 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 616 | Komentar

Baca


Sensus Lahan Dilanjut di 3 Kecamatan


Tangsel-
Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan Pemkot setempat bakal melanjutkan program sensus tanah nasional. Program yang kini bernama Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) ini bakal berlanjut di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Setu, Ciputat Timur dan Kecamatan Pondok Aren.

Kepala BPN Kota Tangsel, Asnawati mengatakan untuk program PTSL di tiga kecamatan ditargetkan mampu melakukan sensus 30 ribu bidang lahan. Pada program ini, BPN bakal dibantu tim dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Kecamatan dan Kelurahan.

"Sensus di Ciputat sudah dilakukan dan masih berjalan. Untuk ke depan, dilakukan sensus di wilayah Setu, Ciputat Timur dan Pondok Aren. Kita sudah rapatkan dengan pemerintah daerah untuk program ini," katanya menjelaskan.

Asnawati menamabahkan, program PTSL ini ditarget selesai di seluruh Kota Tangsel pada 2019 mendatang. Saat ini, menurutnya baru ada 271.433 bidang tanah yang status lahannya sudah sertifikat. Dari total 403.831 bidang tanah.

"Untuk total bidang di tangsel 403.831 bidang tanah, dan yang telah Bersertifikat sebanyak 271.433 bidang tanah atau 67 persen, sesuai target Kita tahun 2019 Kita sudah 100 persen bersertifikasi," katanya.
Sementara Kepala Seksi Pengadaan Tanah BPN Tangsel, Muhammad Gholib Syaifudin mengatakan untuk bidang tanah yang berada di wilayah Ciputat masih dalam proses penghitungan.

Menurut Gholib, setelah bidang tanah di wilayah Kecamatan Ciputat telah selesai disensus akan diserahkan kepada Presiden Republik Indonesia."Rencananya akan diserahkan kepada  presiden dengan waktu yang akan ditentukan kemudian. Ini merupakan program pertama di Indonesia yang mendapat dukungan pemerintah pusat," tandasnya. (iwan)

Beri komentar


Security code
Refresh