Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 38 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 78 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 105 | Komentar

Baca


Pendataan Penduduk Digelar Pekan Ini


Tangsel-
Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) merencanakan operasi yustisi dan pendataan penduduk pendatang pascalebaran 2017 dilakukan pekan ini. Salain mendata pendatang, operasi dilakukan untuk mempersempit ruang gerak pelaku terosisme.

Kepala Disdukcapil Kota Tangsel, Toto Sudarto mengatakan operasi yustifi dan pendataan penduduk dilakukan setiap usai libur lebaran. Kota Tangsel menjadi magnet kaum urban lantaran di kota ini menjanjikan peluang kerja yang cukup terbuka.

"Setiap tahun bertambah 2 sampai 5 ribu pendatang, setiap setelah lebaran. Ini yang akan kita data, apakah mereka memiliki kartu identitas atau tidak, tujuan kedatangannya untuk apa dan kedatangan mereka untuk berapa lama," kata Toto ditemui di Serpong, akhir pekan kemarin.

Jika si pendatang berencana tinggal lama di kota pemekaran dari Kabupaten Tangerang ini, menurut Toto si pendatang tersebut harus mengurus dokumen kependudukan di Tangsel. Hal ini, menurutnya sesuai dengan arahan Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany.

"Arahan dari Ibu Walikota, mereka yang berencana tinggal lama harus mengurus dokumen kependudukan, seperti surat pindah dan lainnya. Ini untuk ketertiban dokumen kependudukan dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," tandasnya.

Pada operasi yustisi nanti, Toto mengaku Disdukcapil Kota Tangsel melibatkan aparat gabungan dari Kepolisian, TNI dan Satpol PP. OPerasi ini, nantinya akan menyasar kawasan permukiman startegis yang sering dipadati oleh pendatang non permanen, seperti di Ciputat, Pamulang dan beberapa wilayah lain.

Sementara Kepala Satpol PP Kota Tangsel, Chaerul Saleh mengatakan bahwa pihaknya siap berpartisipasi melakukan operasi yustisi dan kependudukan. Kata dia, hal ini penting dilakukan untuk mempersempit ruang gerak pelaku teror. Mengingat kejadian teror di Tangsel dilakukan pendatang."Rumah-rumah kontrakan dan kosan menjadi fokus. Kegiatan ini dilakukan setiap tahun pascalibur lebaran," tandasnya. (iwan)

Beri komentar


Security code
Refresh

Komentar Terakhir