Crime News

Empat Pemeras Ngaku Polisi

News image

SERANG – Mengaku sebagai anggota polisi Polda Banten,  empat pemuda ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 29 Maret 2017 | Klik: 612 | Komentar

Baca

Pembuang Bayi Itu Pelayan Kafe

News image

PASARKEMIS - Sesosok bayi berjenis kelamin perempuan yang ari-arinya masih ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 29 Maret 2017 | Klik: 421 | Komentar

Baca

Puluhan Anak di Pandeglang Diduga Disodomi

News image

PANDEGLANG – Puluhan anak di Desa Sukaraja, Kecamatan Pulosari, Kabupaten ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 24 Maret 2017 | Klik: 531 | Komentar

Baca


Puasa, 12 Jenis Tempat Hiburan Dilarang Buka


Tangsel-
Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) segera mengeluarkan surat edaran terkait pelaksanaan bulan suci Ramadan. Edaran itu berisi tentang imbauan kepada masyarakat untuk menjaga kondusifitas wilayah sekaligus larangan operasional tempat hiburan dan pembatasan jam rumah makan selama bulan Ramadan.

Diketahui, ada 12 jenis tempat hiburan yang dilarang beroperasi selama bulan puasa. Antara lain, karaoke, panti pijat dan spa, bola ketangkasan, bilyard, live music, bar dan lainnya. Mereka wajib tutup dari H-3 sampai H+3 bulan Ramadan.

"Maklumat ditujukan untuk lima komponen masyarakat, yakni kaum muslimin, warga yang tidak menjalankan puasa, kalangan pengusaha makanan dan minuman, pengusaha hiburan dan komponen masyarakat lainnya," kata Kabid Penegakkan Perundang-undangan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangsel, Oki Rudianto.

Surat edaran itu, diakui Oki, dikeluarkan agar warga bisa menjalankan ibadah Ramadan secara dengan khusyu. Tidak terganggu oleh ingar-bingar tempat hiburan yang lokasinya banyak berdekatan dengan permukiman warga.

"Ini sebagai bentuk toleransi beragama di Kota Tangsel. Surat edaran ini akan langsung disosialisasikan, baik itu kepada masyarakat umum maupun pengusaha hiburan dan rumah makan," tandasnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangsel KH Saidih menyarankan, untuk rumah makan jam operasionalnya diatur, yakni pukul 12.00 hingga 04.00 WIB. Untuk hiburan malam, tidak boleh beroperasi selama bulan suci puasa itu. "Kalau ada yang membandel akan dikenakan sanksi. Makanya Pemkot harus tegas dalam menegakkan peraturan," kata Kyai sepuh ini.

Untuk itu, pihaknya bersama Pemkot Tangsel akan membuat surat edaran yang akan disebar ke tempat hiburan malam maupun rumah makan. Agar pengusaha dapat mentaati aturan dan menghormati umat muslim yang melaksanakan ibadah puasa. "Untuk sanksinya pencabutan izin operasional hingga pidana bisa kita terapkan," ucapnya. (iwan)

Beri komentar


Security code
Refresh

Komentar Terakhir