Crime News

Empat Pemeras Ngaku Polisi

News image

SERANG – Mengaku sebagai anggota polisi Polda Banten,  empat pemuda ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 29 Maret 2017 | Klik: 612 | Komentar

Baca

Pembuang Bayi Itu Pelayan Kafe

News image

PASARKEMIS - Sesosok bayi berjenis kelamin perempuan yang ari-arinya masih ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 29 Maret 2017 | Klik: 421 | Komentar

Baca

Puluhan Anak di Pandeglang Diduga Disodomi

News image

PANDEGLANG – Puluhan anak di Desa Sukaraja, Kecamatan Pulosari, Kabupaten ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 24 Maret 2017 | Klik: 531 | Komentar

Baca


Forum CSR Siap Bantu Korban Longsor


Tangsel
- Forum CSR (Corporate Social Responibility) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berencana melakukan penggalangan dana bagi korban longsor di Kampung Koceak dan Sengkol di Kecamatan Setu. Ini dilakukan sebagai bentuk pertanggungjawaban perusahaan swasta terhadap keberlangsungan masyarakat di Tangsel.

Ketua Forum CSR Kota Tangsel, Ali Samson Pane mengatakan Forum CSR turut prihatin dengan peristiwa longsor yang menimpa wilayah Tangsel. Maka itu, Forum CSR berencana mengumpulkan perusahaan swasta yang menjadi anggota untuk mengumpulkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat korban longsor.

"Kita belum bisa menjanjikan apa-apa. Forum CSR Kota Tangsel akan berupa merangkul dan mengajak perusahaan swasta yang menjadi anggota forum untuk melakukan donasi kepada warga terdampak longsor di Kampung Koceak dan Kampung Sengkol," katanya kepada wartawan, Senin (15/5).

Upaya yang dilakukan saat ini, Forum CSR masih terus melakukan pendekatan kepada anggota forum untuk bisa segera melakukan donasi. Perusahaan besar yang menjadi anggota, antara lain Sinar Mas Land, PT BSD, Alam SUtera, Jaya Real Property (Bintaro), PT Jamsostek dan PT Indah Kiat Pulp and Paper.

"Untuk kegiatan sosial, kami dengan senang hati siap membantu. Karena forum CSR ini dibentuk untuk kegiatan sosial dan membantu, melakukan sumbangsih yang positif dan mengembangkan pembangunan di Kota Tangsel," tandasnya.

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel, Chaerudin mengatakan saat ini kondisi kawasan longsor betul-betul steril dari kegiatan warga. Setelah seluruh warga dekat lokasi diungsikan, pihaknya juga terus mengimbau agar masyarakat menjauhi lokasi longsor.

"Dari catatan ada lebih dari 30 keluraga yang diungsikan dari kampung Koceak. Mereka ada yang mengontrak, tinggal di rumah kerabatnya dan ada juga menempati rumah singgah Kranggan. Terpenting, lokasi longsor harus steril untuk mengantisipasi longsor susulan," tandasnya. (iwan)

Beri komentar


Security code
Refresh

Komentar Terakhir