Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 392 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 493 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 396 | Komentar

Baca


Pasangan Mahasiswi Buang Bayi


KOTA TANGSEL
- Berpura-pura menemukan bayi yang baru dilahirkan, AR (20), mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel akhirnya terbongkar perbuatan bejat bersama pacarnya yang juga mahasiswa, Yd (21).

Bayi yang ditemukannya itu ternyata hasil hubungan gelap kedua sejoli. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, keduanya kini berurusan dengan polisi.Informasi yang diperoleh, kasus ini bermula dari penemuan bayi oleh AR di Jalan Puspiptek Raya, Kelurahan Buaran, Kecamatan Serpong. Saat melintas, AR mengaku mendengar suara tangis bayi.

Setelah didekati, ternyata ada plastik putih yang di dalamnya terdapat bayi dengan tali pusar yang masih melekat.Sejurus kemudian, bayi mungil sehat dengan berat 3,2 kilogram tersebut dibawa Ar ke rumah pamannya, Adi Kelana di Villa Dago Tol, Ciputat.

Selanjutnya, bayi itu dibawa ke Rumah Sakit Buah Hati, Kecamatan Ciputat. Saat itu, AR mendapat pendampingan dari petugas Polsek Ciputat.Setelah diadakan pertemuan kembali di Mapolsek Serpong, lantaran tempat penemuan bayi berlokasi di Serpong, penyidik Polsek Serpong melihat ada yang beda dari postur tubuh AR. Karena curiga, petugas lantas membawa AR ke Puskesmas Rawa Buntu.

Di Puskesmas Rawa Buntu, AR diperiksa oleh bidan jaga dan didapatkan hasil pemeriksaan bahwa terdapat luka robekan pada vagina AR. "Bentuk perut AR juga seperti telah hamil atau melahirkan," kata Kapolsek Serpong Kompol Didik Putra Kuncoro menirukan keterangan bidan, di Serpong, Kamis (11/5).

Penyidik Polsek Serpong, lantas melakukan interogasi ulang terhadap AR. Hasilnya, AR akhirnya mengaku bahwa bayi yang ditemukannya di Jalan Puspiptek tersebut merupakan buah hatinya dari hasil hubungan dengan Yd. "Jadi, bayi itu merupakan anak saksi AR dan Yd," kata Kapolsek.

Aksi biadab AR dan Yd yang berencana membuang bayi itu, menurut kapolsek, dipicu ketakutan keduanya untuk berterus terang. Makanya, AR melakukan skenario penemuan bayi itu di Jalan Raya Puspiptek agar Paman, Adi Kelana dan bibinya, Ninik Irawati mau menerima bayi itu."Setelah melahirkan, saksi AR dan Yd merancang skenario bahwa bayi tersebut ditemukan di wilayah Serpong. Dan menceritakan kepada paman dan bibinya tentang penemuan bayi itu," bebernya.

Saat ini, kata kapolsek, bayi tersebut dalam kondisi sehat dan mendapat perawatan di RS Buah Hati Ciputat. Sementara AR dan Yd saat ini masih berada di Mapolsek Serpong untuk kemudian ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrse Tangsel guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Kedua saksi dapat ditingkatkan sebagai tersangka karena melanggar Pasal 305 KUHP. Dalam pasal itu disebutkan bahwa bBarangsiapa menempatkan anak yang berumur di bawah tujuh tahun untuk ditemukan atau meninggalkan anak itu dengan maksud untuk melepaskan diri dari padanya diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun enam bulan," tegasnya. (iwan)

Beri komentar


Security code
Refresh

Komentar Terakhir