Crime News

Empat Pemeras Ngaku Polisi

News image

SERANG – Mengaku sebagai anggota polisi Polda Banten,  empat pemuda ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 29 Maret 2017 | Klik: 612 | Komentar

Baca

Pembuang Bayi Itu Pelayan Kafe

News image

PASARKEMIS - Sesosok bayi berjenis kelamin perempuan yang ari-arinya masih ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 29 Maret 2017 | Klik: 421 | Komentar

Baca

Puluhan Anak di Pandeglang Diduga Disodomi

News image

PANDEGLANG – Puluhan anak di Desa Sukaraja, Kecamatan Pulosari, Kabupaten ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 24 Maret 2017 | Klik: 531 | Komentar

Baca


Arief Tinjau Penyebab Banjir


TANGERANG -
Banjir yang terjadi dibeberapa wilayah Kota Tangerang pada Senin (8/5) berangsur surut. Seperti kondisi di Komplek DDN Karangtengah, kemudian Candulan di Kelurahan Petir dan juga Komplek Ciledug Indah 1 & 2 yang kisaran ketinggian air pada siang tadi tinggal 20-40 cm. Demikian pula kondisi di Perumahan Total Persada yang sebelumnya mengalami kondisi paling parah, sampai siang tadi ketinggian air berkisar antara 0,5 - 1,5 meter.

Distribusi bantuan untuk para korban banjir yang mengungsi juga sudah disalurkan, mulai dari obat-obatan, karpet, dan juga sembako sudab disalurkan kepada warga yang mengungsi, termasuk juga 3.000 nasi bungkus juga sudah disalurkan ke 985 kepala keluarga yang mengungsi.  

Walikota Tangerang Arief R Wismansyah yang meninjau langsung ke Perumahan Total Persada menyampaikan bahwa saat ini pihaknya fokus bagaimana mempercepat mengurangi debut air yang meluap ke permukiman dengan menambah pompa air yang ada.    

"Kita lakukan percepatan pemompaan, dari eksisting 8 kita tambah 3, karena perumahan Total Persada ada di bawah sungai kali Ledug tadi, mudah-mudahan entar siang bisa ditambah lagi," ujarnya saat meninjau ke tempat pengungisan warga di GOR Total Persada.    

Sementara itu, untuk menjaga kesehatan warga pihak pemkot Tangerang juga mempersilakan warga untuk mengunjungi puskesmas yang berada persis di depan tempat pengungsian.     Selain itu, Walikota juga menyampaikan bahwa pihak pemkot bekerjasama dengan Kepolisian dan TNI akan terus siap siaga untuk membantu warga yang menjadi korban banjir.    

"Jadi sekarang masyarakat sudah dievakuasi ada yang di masjid ada yang di GOR sejak tadi malam aparat baik itu BPBD dan POL PP juga sudah terjun ke lapangan, saya juga ucapkan terimakasih kepada TNI dan Polri yang telah membantu masyarakat. Dan saya harapkan masyarakat juga bisa bersabar atas kondisi ini," terang Arief.

Ia juga menerangkan bahwa kondisi banjir saat ini selain disebabkan oleh curah hujan yang tinggi juga akibat dari sedimentasi di Kali Cirarab. Arief berjanji untuk segera berkoordinasi dengan Balai Besar Ciliwung Cisadane untuk melanjutkan normalisasi Kali Cirarab, dari jembatan Cadas sampai Sarakan.    

"Karena beberapa hari ini curah hujan begitu tinggi, jadi ini air balik dari Kali Cirarab ke Kali Ledug. Kalau hasil penelusuran kemarin itu masalahnya ada di Cadas di sana Sungai Cirarab ini mengalami penyempitan. Tahun lalu sudah ada pengerukan sepanjang 3 km dari sini ke arah Cadas cuman belum dilanjutkan sampai Sarakan, makanya nanti kita akan berkoordinasi dengan Balai Besar," sambungnya.    

Ditambahkannya, untuk menangani banjir di wilayah barat pihaknya saat ini sedang membangun pintu air di ujung Kali Ledug dan penambahan sheet pile."Tahun ini Pemkot sedang bangun pintu air di ujung Kali Ledug dan penambahan sheet pile, ini sedang on progress mudah-mudahan dua bulan lagi bisa kelar. Mudah-mudahan ke depan banjir bisa ditangani, karena kalau kita lihat Taman Elang dan Periuk Damai kan aman karena sudah mulai tertangani," tandasnya seraya menjelaskan bahwa pembangunan pintu air dan sheet pile tersebut berfungsi untuk menahan limpasan air dari Kali Cirarab. (*/fikri)

Beri komentar


Security code
Refresh

Komentar Terakhir