Crime News

Empat Pemeras Ngaku Polisi

News image

SERANG – Mengaku sebagai anggota polisi Polda Banten,  empat pemuda ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 29 Maret 2017 | Klik: 852 | Komentar

Baca

Pembuang Bayi Itu Pelayan Kafe

News image

PASARKEMIS - Sesosok bayi berjenis kelamin perempuan yang ari-arinya masih ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 29 Maret 2017 | Klik: 571 | Komentar

Baca

Puluhan Anak di Pandeglang Diduga Disodomi

News image

PANDEGLANG – Puluhan anak di Desa Sukaraja, Kecamatan Pulosari, Kabupaten ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 24 Maret 2017 | Klik: 696 | Komentar

Baca


Pemkot Diminta Komitmen Cegah Korupsi


Tangsel-
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Pemkot dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) komitmen mencegah tindak pidana korupsi. Salah satu caranya, yakni dengan memaksimalkan program e-Reses yang dinilai sebagai sarana pencegahan kejahatan rasuah.

Kepala Satuan Tugas Unit Korpsup Wilayah II Pencegahan KPK Provinsi Banten, Asep Rahmat Suwandha mengatakan siapa pun bisa melakukan korupsi di lingkup pemerintah daerah. Karena diakuinya, korupsi itu melekat pada kewenangan pejabat di lingkup pemerintah daerah.

"Melalui momen penyerahan User ID e-Reses ini kami minta dukungan dan komitmen para pemangku amanah Pemerintah Kota Tangsel untuk bersama-sama mencegah korupsi. Manfaatkan momen ini untuk menyamakan presepsi dalam melakukan pencegahan korupsi," katanya di Balaikota Tangsel, Kamis (20/4).

Ia berharap kepada seluruh pemangku kepentingan untuk memanfaatkan aplikasi ini secara Legislasi dan penganggaran untuk menuju pemerintahan yang transparan. "Mari manfaatkan aplikasi ini secara legislasi dan penganggaran agar tercipta pemerintahan yang transparan dan bebas dari korupsi," ucapnya.

Di lokasi yang sama, Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany mengatakan bahwa pencegahan korupsi di Kota Cerdas, MOdern dan Religius tersebut harus terus dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ia menambahkan bawah Pemkot Tangsel memiliki Sistem Informasi Perencanaan, Penganggaran, dan Laporan (SIMRAL) yang betul-betul transparan."SIMRAL merupakan bantu dalam menyusun APBD yang dimulai dari Musrenbang tingkat kelurahan, kecamatan, dan OPD," ucapnya.

Dengan adanyanya aplikasi e-Reses ini, ia berharap proses pembangunan di Kota dengan tujuh kecamatan tersebut dapat lebih maksimal dan lebih transparan dalam perencanaan dan penganggaran. Alih-alih, sebagai upaya sinkronisasi antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dengan Badan Anggaran DPRD Kota Tangsel."Penyusunan APBD bisa disinkronisasikan dengan Badan Anggaran DPRD untuk merealisasikan usulan-usulan masyarakat," tandasnya. (iwan)

Beri komentar


Security code
Refresh

Komentar Terakhir