Crime News

Empat Pemeras Ngaku Polisi

News image

SERANG – Mengaku sebagai anggota polisi Polda Banten,  empat pemuda ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 29 Maret 2017 | Klik: 585 | Komentar

Baca

Pembuang Bayi Itu Pelayan Kafe

News image

PASARKEMIS - Sesosok bayi berjenis kelamin perempuan yang ari-arinya masih ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 29 Maret 2017 | Klik: 399 | Komentar

Baca

Puluhan Anak di Pandeglang Diduga Disodomi

News image

PANDEGLANG – Puluhan anak di Desa Sukaraja, Kecamatan Pulosari, Kabupaten ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 24 Maret 2017 | Klik: 506 | Komentar

Baca


Tandon Ciater Jadi City Center


Tangsel-
Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) bakal menjadikan Tandon Ciater sebagai city center atau pusat kegiatan masyarakat. Nantinya, pemanfaatan situ buatan berlokasi di Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong, tersebut bakal melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tangsel, Retno Prawati mengatakan Tandon Ciater kini sudah menjadi lokasi wisata baru bagi masyarakat. Bahkan tiap akhir pekan, tandon yang dibangun pada 2014 hingga Desember 2015 itu ramai dikunjungi masyarakat untuk berwisata maupun berolahraga.

"Nantinya, akan dikelola dengan melibatkan OPD lain, seperti DKPPP (Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Peternakan). Saat ini masih pembahasan, apakah nantinya akan diswastakan atau tetap dikelola oleh pemerintah daerah," kata Retno, belum lama ini.

City Center yang dimaksud, menurut Retno, yakni Tandon Ciater bisa digunakan sebagai lokasi berkegiatan bagi masyarakat. Karena nantinya akan ada pertanian terpadu di kawasan tandon seluas 6 hektar ini. Tak hanya itu, Rumah Blandongan juga menjadi pusat kegiatan kebudayaan bagi masyarakat Tangsel.

"Untuk fungsi utamanya, tetap dipertahankan, yakni sebagai over flow Kali Ciater pada saat puncak banjir yang mampu menampung 120 ribu meter kubik air. Jadi, ada dua fungsi nantinya, sebagai pengendali banjir dan sebagai city center," katanya.

Komunitas masyarakat, Tangsel Club mendukung rencana tersebut. Presiden Tangsel Club, Uten mengatakan bahwa pihaknya juga sudah menyampaikan bahwa Tandon Ciater jangan hanya dijadikan sebagaitempat penampungan air. Kata dia, pengelolaan tandon harus dilakukan secara profesional agar bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat.

"Tandon Ciater butuh pengelolaan secara lebih terpadu, bagaimana keberadaannya mampu bermanfaat untuk kegiatan seni maupun budaya. Sekarang ini kan dari hari ke hari semakin banyak masyarakat yang berkunjung ke Tandon Ciater, jadi harus lebih dimanfaatkan," tandasnya.

Uten menilai, area Tandon Ciater ini begitu strategis dan memiliki prospek bagus untuk dikembangkan menjadi kawasan wisata alam dan seni budaya dan dapat menarik banyak pengunjung. Ada dua fokus yang harus dilakukan dalam pengelolaan Tandon Ciater Serpong, Pertama adalah gedung Belandongan supaya bisa berfungsi sebagai gedung heritage Tangsel dengan tetap memperhatikan fungsi dan ciri khasnya.

"Kedua yakni keseluruhan dari area Tandon Ciater menjadi pusat wisata seni budaya dengan membangun sejumlah miniatur rumah adat bernuansa etnik, seperti rumah adat Sunda, rumah Betawi atau rumah khas etnis Cina. Nantinya rumah adat itu lengkap dengan segala unsur adat dan seni budaya, yang merupakan arus besar budaya di Tangerang Selatan," tandasnya. (iwan)

Beri komentar


Security code
Refresh

Komentar Terakhir