Crime News

Empat Pemeras Ngaku Polisi

News image

SERANG – Mengaku sebagai anggota polisi Polda Banten,  empat pemuda ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 29 Maret 2017 | Klik: 855 | Komentar

Baca

Pembuang Bayi Itu Pelayan Kafe

News image

PASARKEMIS - Sesosok bayi berjenis kelamin perempuan yang ari-arinya masih ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 29 Maret 2017 | Klik: 572 | Komentar

Baca

Puluhan Anak di Pandeglang Diduga Disodomi

News image

PANDEGLANG – Puluhan anak di Desa Sukaraja, Kecamatan Pulosari, Kabupaten ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 24 Maret 2017 | Klik: 699 | Komentar

Baca


Dulu Kumuh, Kini Dilengkapi Lapangan Futsal dan Taman Baca


Tangsel -
Asri, ada lapangan futsal dan dilengkapi dengan taman baca. Itulah gambaran kekinian kolong fly over Ciputat di Jalan Ir Juanda, Kecamatan Ciputat. Dulu, pengendara enggan hanya sekadar menengok ke arah kolong fly over yang dibangun tahun 2007 tersebut.

Terik matahari seakan tak tembus ke kolong fly over Ciputat siang kemarin. Posisinya yang berdampingan dengan gedung Plaza Ciputat dan Pasar Ciputat, menjadikan sinar matahari enggan masuk ke area kolong fly over yang sudah menjadi ikon kawasan Ciputat itu.

Tak ada kesan seram dan kumuh lagi. Kini fly over tersebut sudah berubah wajah menjadi lebih friendly, lebih bersahabat dan nyaman untuk hanya sekadar berleha-leha sembari membaca buku favorit kita. Ya, karena di kolong fly over itu kini sudah berdiri sebuah taman baca.

Adalah kelompok mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah yang menjadi penggagas dan menyulap kawasan kumuh itu menjadi lebih enak dipandang. M Nurdin, penjaga Taman Baca mengaku bahwa Taman Baca itu ada sejak Agustus 2016 silam. Sejak itulah wajah fly over Ciputat yang dulu 'menyeramkan' berubah menjadi lebih baik.

Kata Nurdin, sapaan M Nurdin, biasanya banyak mahasiswa UIN berkunjung ke lokasi. Tak hanya membaca, mereka juga terkadang membawa buku untuk didonasikan di taman baca itu. Bahkan sejak taman baca dibuka, para mahasiswa UIN itu beberapa kali mengajar para anak terlantar dan pengamen. "Memang belum rutin, tapi peminatnya banyak," kata Nurdin menambahkan.

Biasanya, taman bacaan itu ramai dikunjungi pada Sabtu atau Minggu sore, atau saat mahasiswa libur. Tapi, pada hari biasa pun atau hari kerja, ada saja masyarakat umum yang datang ke lokasi, hanya untuk sekadar duduk-duduk, atau sembari membaca dan mengamati padatnya lalu lintas di kawasan tersebut. "Sabtu dan Minggu ramai," tandasnya.

Nurdin mengaku, Taman Bacaan saat ini masih kekurangan koleksi buku. Maka itu, sebagai pengelola taman bacaan, Nurdin mengaku siap menerima donasi buku apa pun. Tapi buku yang memiliki nilai positif, tentunya. "Silahkan datang ke kami untuk donasi buku, langsung akan kita terima," katanya ramah.

Sebagai pengelola Taman Bacaan, Nurdin berkeinginan agar taman bacaan itu selalu ramai pengunjung. Apalagi, siapa saja dipersilakan untuk membaca buku yang telah disediakan. Asalkan menjagga kebersihan dan keterban, Taman Baca Kolong Fly Over Ciputat tebuka untuk umum. "Kami juga menerima donasi tanaman, agar taman bacaan ini semakin asri," katanya. (Iwan Triana)

Beri komentar


Security code
Refresh

Komentar Terakhir