Crime News

Pelaku Utama Pembunuhan Siti Dituntut 10 Tahun

News image

SERANG - ER (18), terdakwa pembunuhan Siti Marhatusholihat (17), warga Ka...

Hukum & Kriminal | Rabu, 17 Januari 2018 | Klik: 15 | Komentar

Baca

Tabrak Mobil, Pengendara Motor Tewas

News image

SERANG- Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Abdul Fatah Hasan, Ko...

Hukum & Kriminal | Senin, 8 Januari 2018 | Klik: 86 | Komentar

Baca

Babeh Terancam 15 Tahun

News image

JAKARTA- Kembali terjadinya kasus sodomi membuat khawatir beberapa pihak. Menteri Pe...

Hukum & Kriminal | Senin, 8 Januari 2018 | Klik: 63 | Komentar

Baca


Warga Puloampel Ditemukan Tewas Tenggelam


CILEGON - Badan Search and Resque Nasional (Basarnas) pos SAR Banten bersama tim gabungan berhasil menemukan jasad Alam Alfaini (16), warga Kampung Sambilawang, Desa Margasari, Kecamatan Puolampel yang sebelumnya hilang terseret arus saat berenang bersama empat temannya di pantai KRU- Salira, Rabu (20/12).

Berdasarkan informasi Banten Raya, Kamis (21/12), korban bersama empat temannya pada Rabu kemarin pukul 14.00 WIB datang ke pantai KRU-Salira untuk berenang. Selanjutnya korban benerang terlalu ke tengah dengan kondisi laut yang tidak bersahabat.

Sebelum terseret ombak korban sempat ditolong oleh salah satu temannya dengan cara ditarik tangannya. Akan tetapi, lantaran arus laut yang terlalu kuat korban akhirnya tidak dapat diselamatkan karena terbawa arus dan dinyatakan hilang.

Selanjutnya, petugas gabungan dari Basarnas, Badan Pendanggulangan Bencana daerah (BPBD) Kabupaten Serang, kepolisian dan warga melakukan pencarian di sekitar lokasi. Namun, karena cuaca ekstream pencarian akhirnya dihentikan.

Pada Kamis (21/12) pagi, tim gabungan kembali melakukan pencarian. Sekitar pukul 10.30 WIB korban akhirnya ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa tak jauh dari lokasi sebelumnya. Korban selanjutanya dievakuasi kerumah duka untuk disemayamkan.

Kepala Basarnas Pos SaR Banten Zaenal Arifin mengaku sempat mengalami kesulitan mencari korban karena cuaca buruk di sekitar lokasi, sehingga petugas harus berhati-hati guna mengantisipasi adanya hal-hal yang tidak diinginkan.

"Korban ditemukan setelah petugas mekakukan penyisiran sekitar 5 mil dari lokasi tenggelam. Saat melakukan pencarian kami harus hati-hati karena cuaca dan ombak cukup ekstrem," katanya kepada Banten Raya, kemarin.

Menurut Zaenal, dengan adanya peristiwa itu, masyarakat yang hendak bermain di pantai untuk lebih berhati-hati. Apabila cuaca atau ombak cukup besar, disarankan untuk tidak mandi dilaut. Sebab kondisi itu dapat mengancam keselamatannya. "Kita harus mengutamakan keselamatan, mengingat kondisi cuaca kurang saat ini bersahabat," tuturnya.

Sementara itu, Koodinator lapangan Basarnas Pos SaR Banten Hairoe Amir Abyan mengatakan, korban yang ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, langsung dievakuasi ke rumah duka Kampung Sambilawang, Desa Margasari, Kecamatan Puolampel."Alhamdulillah, korban sudah dapat kita temukan dan korban kita bawa ke rumah duka," katanya. (darjat)

Beri komentar


Security code
Refresh