Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 497 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 611 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 489 | Komentar

Baca


Program Pemerintah Kelurahan Kedaleman Kampung Anti Narkoba Antisipasi Peredaran Narkotika


Pemerintah Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cilegon meresmikan kampung anti narkoba diwilayah Kelurahan Kedaleman. Hal tersebut dilakukan dalam rangka pencegahan terhadap peredaran narkotika dilingkungan kelurahan.

"Kami berharap dengan diresmikannya kampung anti narkoba terwujud sebuah kondisi lingkungan yang bebas terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Sehingga seluruh warga bebas terhadap penggunaan barang haram ini (Narkotika-red)," kata Lurah Kedaleman Jahuri kepada Banten Raya, kemarin.

Jahuri menyampaikan, narkotika merupakan musuh bersama yang harus senantiasa diwaspadai oleh semua warga. Dengan adanya kampung anti narkoba warga senatiasa diperingatkan akan efek dan bahayanya narkotika.

"Kita semua sepakat melakukan perang terhadap narkotika, kampung ini diharapkan mampu memberikan edukasi terhadap segala bentuk penyalahguaan narkotika bagi kesehatan jiwa dan raga manusia. Jika sudah mengetahui dampaknya warga diharapkan menghindari dan mencegah perdarannya," ungkapnya.

Jahuri menyampaikan, dengan adanya kampung anti narkoba warga bisa saling mengingatkan, terutama kepada generasi penerus dan anak-anak yang sudah mulai rentan terhadap sasaran peredaran narkotika.

"Kami berharap dari lingkungan keluarga sudah mulai diawasi dan diingatkan. Biasanya sasarannya adalah anak-anak yang masih polos dan belum mengenal bahaya narkotika. Awalnya hanya diberikan untuk mencoba selanjutnya setelah ketagihan maka akan membeli. Kondisi ini sangat membahayakan jika orangtua tidak melakukan pengawasan," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BNN Kota Cilegon Ajun Komisaris Besar Polisi AKBP) Asep Muhsin Jaelani menjelaskan, upaya pencegahan peredaran dan penyalahan narkotika dengan konsep kampung anti narkoba diharapkan berjalan dengan efektif. Dengan adanya kampung anti narkoba bandar dan pengedar menjadi lebih dipersempit pergerakannya, warga juga mulai meningkatkankesadarnanya terkait bahaya narkotika. "Pengedar dan bandar akan menjadi risih dengan adanya kampung anti narkoba, karena dengan adanya kampung ini, warga memiliki kesadaran dan meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagi kemungkinan peredaran dan penyalahguaan narkotika," jelasnya.

Asep menegaskan, dengan adanya kampung anti narkoba, warga diharapkan menjadi aktif dalam pemberantasn narkoba. "Seluruh warga berpartisipasi dengan aparat dalam memberantas narkotika dan menyatakan komitmen memerangi narkotika," tegasnya. (mg-uri)

Beri komentar


Security code
Refresh