Crime News

Empat Pemeras Ngaku Polisi

News image

SERANG – Mengaku sebagai anggota polisi Polda Banten,  empat pemuda ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 29 Maret 2017 | Klik: 612 | Komentar

Baca

Pembuang Bayi Itu Pelayan Kafe

News image

PASARKEMIS - Sesosok bayi berjenis kelamin perempuan yang ari-arinya masih ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 29 Maret 2017 | Klik: 421 | Komentar

Baca

Puluhan Anak di Pandeglang Diduga Disodomi

News image

PANDEGLANG – Puluhan anak di Desa Sukaraja, Kecamatan Pulosari, Kabupaten ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 24 Maret 2017 | Klik: 531 | Komentar

Baca


Ciwedus Fokus 10 Titik


CILEGON
- Aparatur Pemerintah Kelurahan Ciwedus, Kecamatan Cilegon beserta Kelompok Masyarakat (Pokmas) setempat telah sepakat fokus terhadap 10 titik program Dana Pembangunan Wilayah Kelurahan (DPWKel), seperti paving block, drainase dan Tembok Penahan Tanah (TPT) pada tahun 2017 ini.

Kebijakan tersebut terungkap saat Pemerintah Kelurahan Ciwedus bersama masyarakat menyelenggarakan Peletakan Batu Pertama (Pelbama) pemasangan paving block di RT 12/03, Lingkungan Pakuncen, Kelurahan Ciwedus, Kecamatan Cilegon, Kamis (18/5).

Nampak hadir dalam acara, yakni Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Cilegon Ratu Ati Marliati, Camat Cilegon Zaenal Musadad, serta Anggota Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah, dan Pembangunan Daerah (TP4D) sekaligus Sekretaris Kejaksaan Negeri (Kejari) Cilegon R Timur Ibnu, maupun jajaran lainnya.

Kepala Bappeda Kota Cilegon, Ratu Ati Marliati mengatakan, dirinya berkeinginan melakukan monitoring pelaksanaan program DPWKel dengan berkeliling 43 kelurahan, namun hal tersebut harus melihat kembali jadwal maupun waktu yang dimilikinya. "Selama saya punya waktu dan diundang, tentu dengan senang hati saya akan datang sekaligus memonitoring seperti sekarang ini.

Saya ingin memberikan motivasi kepada Pokmas dan aparatur kelurahan supaya target RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) tahun 2017 bisa tercapai," katanya kepada Banten Raya, kemarin.

Ati menyampaikan, masyarakat terus mendorong program pembangunan Kota Cilegon, khususnya Pelabuhan Warnasari yang diklaim akan mendongkrak target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Cilegon, sehingga anggaran untuk segala jenis pembangunan di Kota Cilegon bisa meningkat.

"Nanti pada tri wulan keempat tahun 2017 ini, kami akan evaluasi sejauh mana program DPWKel yang sudah dilaksanakan. Jika masih ditemukan kekurangan, akan kami perbaiki pada tahun 2018. Saya yakin program DPWKel bisa dilakukan maksimal oleh Pokmas maupun aparatur kelurahan," ucapnya.

Kepala Seksi (Kasi) Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Kelurahan Ciwedus, Kecamatan Cilegon, Aisah menerangkan, sengaja mengundang Kepala Bappeda Kota Cilegon Ratu Ati Marliati dan Sekretaris Kejari Cilegon R Timur Ibu, lantaran menghormati selaku penyelenggara dan pendamping program DPWKel.

"Undangan ini sebagai rasa hormat kami, sekaligus melaporkan pelaksanaan program DPWKel tahun 2017 ini. Dimana, kami mendapatkan anggaran total sebesar Rp 628 juta dengan pembangunan paving block, TPT, dan drainase," terangnya.

Ketua Pokmas Kelurahan Ciwedus, Kecamatan Cilegon, Akhmad Akhsan mengatakan, tiga pembangunan tersebut tersebar di tiga lingkungan, yakni Pakuncen, Ciwedus, dan Kedung Wulus. Diharapkannya, September 2017 sudah selesai seluruh pekerjaan yang dialokasikan.

"Keseluruhan volume pembangunan mencapai 1137 meter persegi untuk pemasangan paving block, 418 meter untuk drainase, dan 162 meter kubik untuk TPT. Seluruh pekerja yang kami rekrut merupakan warga asli lingkungan setempat," katanya. (wulan)


Beri komentar


Security code
Refresh

Komentar Terakhir