Crime News

Empat Pemeras Ngaku Polisi

News image

SERANG – Mengaku sebagai anggota polisi Polda Banten,  empat pemuda ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 29 Maret 2017 | Klik: 612 | Komentar

Baca

Pembuang Bayi Itu Pelayan Kafe

News image

PASARKEMIS - Sesosok bayi berjenis kelamin perempuan yang ari-arinya masih ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 29 Maret 2017 | Klik: 421 | Komentar

Baca

Puluhan Anak di Pandeglang Diduga Disodomi

News image

PANDEGLANG – Puluhan anak di Desa Sukaraja, Kecamatan Pulosari, Kabupaten ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 24 Maret 2017 | Klik: 531 | Komentar

Baca


Pelayanan RSUD Mengecewakan


CILEGON
- Pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panggungrawi Kota Cilegon dikeluhkan masyarakat, karena dinilai mengecewakan. Bukan hanya masyarakat, beberapa anggota DPRD Kota Cilegon juga mengeluhkan pelayanan kesehatan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon tersebut.

Anggota DPRD Kota Cilegon, Andi Kurniadi mengatakan, pelayanan kesehatan di RSUD Panggungrawi dinilai tidak memuaskan. Manajemen RSUD harus melakukan pembenahan terhadap pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

"Saya baru saja merasakan pelayanan kurang baik dari petugas keamanan di RSUD, cara memberlakukan kami itu seenaknya saja. Hanya karena mobil saya parkir tidak sesuai tempatnya, terus diingatkannya dengan nada keras, padahal seharusnya mengingatkan dengan halus kan bisa," kata anggota Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) pada DPRD Kota Cilegon ini kepada Banten Raya, Selasa (9/5).

Dijelaskan Andi, petugas keamanan RSUD PAngungrawi diakuinya memang tegas, namun cara penyampaiannnya dengan nada keras membuat pengguna layanan seperti dirinya menyesalkan hal tersebut. Karena itu, dirinya meminta kepada manajemen RSUD PAnggungrawi Kota Cilegon untuk membenahi manajemen, khusunya perilaku tenaga keamanan. "Saya sudah sampaikan kepada Direktur RSUD (Direktur RSUD Panggungrawi Zainoel Arifin –red)," tegasnya.

Hal yang sama juga dikeluhkan oleh Anggota DPRD Kota Cilegon yang lain, Babay Suhemi. Ia mengatakan bahwa pelayanan yang sudah baik perlu ditingkatkan, khususnya ada pembenahan terkait dengan perilaku tenaga keamanan.

"Kalau tegas memang baik, misal ada keluarga pasien yang menjenguk tidak sesuai jam berkunjung rumah sakit, itu harus harus dilarang. Tetapi, kan bisa disampaikan dengan halus. Apalagi standar pelayanan 3S menurut saya wajib, itu senyum, salam, sapa," tegasnya.

Warga Ciwandan, Rosyid mengatakan, dirinya juga pernah merasakan pelayanan RSUD Panggungrawi yang membuat dirinya kesal. Saat itu, dirinya memasuki RSDU Panggungrawi, namun jalan yang digunakan bukan yang seharusnya digunakan oleh keluarga pasien, sehingga dirinya ditegur oleh petugas keamanan. Namun, cara menegur petugas keamanan RSUD Panggungrawi dengan nada tinggi.

"Saya waktu itu jalan, tapi jalan itu bukan untuk orang yang menjenguk. Terlanjur jalan sudah jauh, disuruh balik, sayapun balik, Cuma saya sambil bilang ke satpam lain kali dikasih tulisan bukan jalan umum, eh sana malah bilang dengan nada tinggi dan berkata saya yang berkuasa di sini," ucapnya.

Dari kejadian tersebut, Rosyid merasa dikecewakan dengan pelayanan RSUS PAnggungrawi. Padahal, pelayanan publik tersebut diakses oleh berbagai orang dan berbagai kalangan. Seharusnya, pelayanan publik bisa melayani dengan humanis. "Ya menurut saya perlu ada perubahan atau pelatihan untuk yang melayani dan bertemu dengan masyarakat setiap hari," terangnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Panggungrawi, Zainoel Arifin berkilah jika pelayanan RSUD Panggungrawi kurang memuaskan. Menurutnya, pelayanan sudah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). "Jika ada satpam (Tenaga keamanan-red) yang mungkin bicaranya keras, mungkin mereka yang baru. Ada juga yang dulu satpam pabrik, sekarang jadi satpam rumah sakit, mungkin masih perlu adaptasi untuk pelayanan yang lebih ramah lagi," kilahnya.

Zaenoel juga mengaku, ke depan akan ada pelatihan bagi satpam RSUD PAnggungrawi dan pelayanan kesehatan yang lain, sehingga tidak ada lagi pelayanan publik RSUD Panggungrawi yang dikeluhkan masyarakat. (gillang)

Beri komentar


Security code
Refresh

Komentar Terakhir