Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 38 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 78 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 105 | Komentar

Baca


ASN Rawan Main Mata


CILEGON -
Aparatus Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon ternyata rawan melakukan tindakan main mata terhadap pelanggaran yang sering terjadi. Tidak sedikit oknum ASN yang diduga melakukan rekayasan terhadap penerapan absensi online. Hal itu terungkap pada acara Sosialisasi Pembinaan Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Pemkot Cilegon Tahun Anggaran (TA) 2017 di Aula Setda II Kota Cilegon, Selasa (9/5).

"Kami sadarkan kedisiplinan ASN berdasarkan Perwal (Peraturan Walikota) Nomor 53/2010 tentang Peraturan Disiplin PNS," kata Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Cilegon Mahmudin di sela acara, kemarin.

Menurut Mahmudin, sosialisasi memang rutin diberikan tiap pekan, bulan, bahkan tahunan. Namun, kegiatan tersebut tiada lain hanya untuk semata-mata menggenjot kesadaran disiplin ASN agar lebih meningkat. "Meskipun sudah diterapkannya absensi online, namun rekayasa masih ada saja yang terjadi oleh oknum PNS disini," tuturnya.

Disamping absensi online yang sering direkayasa, nampaknya masih banyak pula ASN yang melakukan pelanggaran ketidak disiplinan, seperti pulang cepat, tidak ikut apel pagi, tidak masuk kerja, masalah perceraian, nikah siri dan lain sebagainya. "Kalau mereka tidak masuk kerja, seharusnya bilang saja dan jangan sampai ada rekayasa absen. Sengaja kami hadirkan narasumber dari Bapek (Badan Pertimbangan Kepegawaian), untuk memberikan materi terkait disiplin dan tata cara proses penyelesaian pelanggaran disiplin serta banding administrasi," ucapnya.

Setiap tiga bulan sekali, Mahmudin akan melakukan evaluasi terhadap perkembangan diberlakukannya Perwal 53/2010 tersebut. Ia mengharapkan, ASN dapat bersikap lebih sportifitas dengan tanggung jawab pekerjaannya masing-masing. "Jangan banyak yang main mata dan kongkalikong lagi, karena malaikat selalu mencatat amal perbuatan kalian (ASN-red). Kami akan berupaya bagaimana menggenjot kedisiplinan mereka, dengan evaluasi kinerja sesuai Perwal tadi," terangnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara, Sulelah mengatakan, pihaknya telah mengundang 60 peserta dari Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Umum dan Kepegawaian dinas, Badan Kecamatan dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kasubbag Umum Sekretariat Daerah (Setda), Sekretariat Korp Pegawai Republik Indonesia (Korpri), Unit Pelaksana Teknis (UPT) serta Fungsional Umum di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon.

"Pelaksanaan selama dua hari, yakni 9-10 Mei 2017. Tujuannya tiada lain untuk meningkatkan kesadaran disiplin, pemahaman, dan penerapan tentang aturan disiplin PNS. Materi tambahan juga ada terkait izin perkawinan dan perceraian PNS, serta simulasi proses penyelesaian pelanggaran disiplin dan banding administrasi ke Bapek hingga MA (Mahkamah Agung)," katanya. (wulan)




Beri komentar


Security code
Refresh

Komentar Terakhir