Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 117 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 163 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 616 | Komentar

Baca


Truk Patah As Roda, Bongkar Muat Kapal Molor 3 Jam


CILEGON -
Truk pengangkut semen bernomor polisi F 9741 FA, patah as roda di dalam Kapal Mootor Penyeberangan (KMP) Elysia, Senin (8/5) pagi. Akibat kejadian tersebut, jadwal bongkar muat tiga kapal di Dermaga I Pelabuhan Penyeberangan Merak mengalami keterlambatan hingga tiga jam.

Kepala Otoritas Pelabuhan Penyeberangan (OPP) Merak Harno Trimadi mengatakan, KMP Elysia yang berlayar dari Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni menuju Pelabuhan Penyeberangan Merak pada pukul 05.36 WIB terlambat bersandar akibat adanya kejadian patahnya as roda truk yang ada di lambung KMP Elysia.

Truk patah as roda tersebut harus dievakuasi dari atas KMP Elysia di Dermaga I Pelabuhan Penyeberangan Merak. Karena itu, KMP Elysia membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk kembali loading atau proses muatan dari Pelabuhan Penyeberangan Merak menuju Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni.

"Selain KMP Elysia yang terlambat berlayar ke Lampung, dua kapal yang ada di belakangnya, yakni KMP Kirana II dan KMP Windu Karsa Dwitya harus mengapung lama sebelum sandar di Pelabuhan Penyeberangan Merak karena Dermaga I masih ada Elysia," kata Harno kepada Banten Raya, kemarin.

Harno menjelaskan, kejadian truk patah as roda di dalam kapal membuat jadwal beberapa kapal yang seharusnya sandar di Dermaga I Pelabuhan Penyeberangan Merak mengalami perubahan. Padahal, sailing time atau keterlambatan jadwal di Pelabuhan Penyeberangan Merak biasanya dua jam saja. "Karena ada kejadian ini, jadi sailing time capai 3 jam," jelasnya.

Harno menambahkan, meski proses evakuasi truk patah as roda belum selesai. KMP Elysia tetap melakukan loading muatan dan kembali berlayar ke Pelabuhan Bakauheni. "Itu karena kapal (KMP Elysia -red) sudah muat banyak penumpang," tambahnya.

Diketahui, KMP Elysia sendiri adalah milik PT Munic Line. Selaku Manajer PT Munic Line, Sudarsono mengatakan, kejadian tersebut merupakan musibah yang tidak disengaja. Akibat dari kejadian tersebut, hanya membuat keterlambatan jadwal pelayaran saja. "Kalau untuk pelayanan lainnya tidak terganggu. Truk patah as roda kan juga karena tidak disengaja," katanya. (gillang)



Beri komentar


Security code
Refresh