Crime News

Ayah Perkosa Anak Kandung Hingga Hamil

News image

SERANG - F (17), warga Kelurahan Karundang, Kecamatan Cipocok, Kota ...

Hukum & Kriminal | Sabtu, 17 Februari 2018 | Klik: 66 | Komentar

Baca

Pemilik Toko Alat Listrik Tewas Bersimbah Darah

News image

PANDEGLANG - Siti Aminah (30), tewas di rumahnya, di RT01/01, ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 14 Februari 2018 | Klik: 50 | Komentar

Baca

Bayi Perempuan Dibuang di Semak-Semak

News image

PANDEGLANG - Warga Kampung/Desa Sekong, Kecamatan Cimanuk digegerkan dengan penemuan ...

Hukum & Kriminal | Kamis, 8 Februari 2018 | Klik: 79 | Komentar

Baca


Menstruasi, Lima Peserta MTQ Gagal Tampil


SERANG
– Sebanyak lima peserta MTQ ke-48 tingkat Kabupaten Serang gagal mengikuti perlombaan yang digelar pada hari pertama. Gagalnya lima peserta tersebut karena empat orang mengalami menstruasi dan satu orang peserta lagi masih sakit dan berada di pesantren. Namun demikian mereka masih diberi kesempatan hingga hari ini (14/2) jika kondisinya sudah memungkinkan.

Sekretaris Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Serang Febriyanto mengatakan, lima peserta yang gagal mengikuti perlombaan pada hari pertama tersebut berasal dari berbagai perwakilan kecamatan. “Ada lima peserta yang gagal tampil karena datang bulan, yaitu untuk cabang tafsir dan tahfidz, jika sampai hari Kamis (15/2) masih datang bulan secara otomatis terdiskualifikasi,” kata Febri, Selasa (13/2).

Mereka yang gagal mengikuti perlombaan karena datang bulan yaitu dua peserta perwakilan Kecamatan Bojonegara, dua orang peserta perwakilan Kecamatan Kragilan, dan satu peserta perwakilan yang sedang sakit berasal dari Kecamatan Gunung Sari. “Satu orang yang sedang sakit dimundurkan jadwalnya, tapi kalau besok (hari ini-red) masih belum baikan dan belum bisa mengikuti perlombaan maka dinyatakan gugur,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, secara keseluruhan pelaksanaan MTQ pada hari pertama tidak ada kendala yang berarti, hanya terdapat hambatan karena ofisial tidak mengetahui majelis tempat perlombaan. “Ada juga satu dewan hakim yang belum melaksanakan tugasnya karena dalam perawatan. Untuk cabang yang paling sedikit pesertanya yaitu cabang pildacil (pemilihan dai cilik) hanya diikuti 35 peserta dari yang seharusnya 58 peserta,” tuturnya.

Lebih lanjut Sekretaris Camat (Sekmat) Bojonegara itu mengatakan, tingkat partisipasi dan antusias masyarakat untuk menghadiri setiap cabang perlombaan cukup tinggi. “Alhamdulillah di Kecamatan Waringin Kurung ini berbeda dengan di tempat lain, karena kalau di sini anak-anak dan ibu-ibunya pada antusias menghadiri setiap cabang perlombaan, terutama cabang tilawah dan tahfidz,” katanya. (tanjung)