Crime News

Pelaku Utama Pembunuhan Siti Dituntut 10 Tahun

News image

SERANG - ER (18), terdakwa pembunuhan Siti Marhatusholihat (17), warga Ka...

Hukum & Kriminal | Rabu, 17 Januari 2018 | Klik: 32 | Komentar

Baca

Tabrak Mobil, Pengendara Motor Tewas

News image

SERANG- Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Abdul Fatah Hasan, Ko...

Hukum & Kriminal | Senin, 8 Januari 2018 | Klik: 101 | Komentar

Baca

Babeh Terancam 15 Tahun

News image

JAKARTA- Kembali terjadinya kasus sodomi membuat khawatir beberapa pihak. Menteri Pe...

Hukum & Kriminal | Senin, 8 Januari 2018 | Klik: 77 | Komentar

Baca


Tim Pemkab Kunjungi Asmir


SERANG - Tim Pemkab Serang dipimpin Sekda Pemkab Serang Agus Erwana mengunjungi rumah Asmir di Kampung Bojong Pasir, Desa Majasari, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, yang menderita gangguan mental dan dikabarkan tinggal digubuk selama 14 tahun. Saat didatangi, ternyata rumah yang ditempati Asmir bukan gubuk. Asmir tinggal di dapur rumah milik orangtuanya.

Pihak keluarga sebenarnya sudah meminta Asmir agar tidak tidur di dapur yang memang masih beralaskan tanah. “Tidak seperti yang diberitakan selama ini. Rumah tampak depan masuk ke kategori layak dan lantainya sudah dikeramik. Foto yang diambil sebelumnya ternyata itu hanya dari belakang saja. Kami fokus  memperbaiki bagian dapur rumahnya saja,” kata Sekda, kemarin.

Agus juga menambahkan, Pemkab Serang juga memberikan bantuan pengobatan gratis, bahan pokok dan pengawasan kepada Asmir sampai sembuh dengan berkoordinasi puskemas dan petugas kecamatan setempat serta melibatkan masyarakat sekitar. “Kita pastikan besok (hari ini -red) pembangunan sudah dimulai, karena yang direhab juga sedikit maka kita usahakan secepat mungkin agar bisa menyelesaikan bangunan yang dibelakang rumahnya tersebut,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Serang Sri Nurhayati bersama tim kesehatan membujuk orangtua Asmir agar Asmir segera dibawa ke puskesmas terdekat dan meminta rujukan agar bisa ditangani oleh petugas kesehatan dan bisa mengetahui penyakit apa saja yang diderita Asmir. “ Hasil diagnosa sementara, Asmir menderita gangguan jiwa kronis dan akan segera dibawa ke puskesmas agar ada penanganan dari tim medis. Setelah dibawa ke puskesmas kita berharap bisa ketahuan penyakit lain yang diderita oleh Asmir sehingga bisa segera rujuk ke rumah sakit,” kata Sri Nurhayati.

Sri berharap, pihak keluarga bisa mendukung pengobatan yang dilakukan oleh pihak kesehatan dengan memberikan obat secara rutin terhadap gangguan jiwa yang dialami Asmir. Karena, pihak keluarga bisa berperan untuk  menjaga pola minum obat secara teratur dan bisa menyembuhkan sakit jiwa tersebut. “Pihak keluarga juga harus mampu membujuk agar Asmir bisa pindah ke dalam rumah. Tempat yang higienis agar dan  bersih agar virus lain tidak menjangkit Asmir. Pasalnya, jika dibiarkan maka akan terkena penyakit lainnya,” tutunya.

Umiyati, ibunda Asmir mengaku anaknya tidak mau pindah dari dapur karena sudah merasa nyaman dengan tempat tidurnya.  “Tadinya dia tinggal di Dapur karena dapurnya roboh dan Asmir meminta untuk  pindah ke gubuk saja, keluarga sudah berupaya memindahkan dengan menggotong Asmir tapi tetap untuk tinggal disitu (gubuk-red),”  katanya.

Umiyati juga berterimkasih kepada Pemkab Serang yang telah peduli kepada anaknya sehingga mendapatkan bantuan pengobatan gratis, pembenahan dapur dan tempat tidur Asmir menjadi layak. “Saya sangat bersyukur karena bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami. Sembako, rehab dapur dan bantuan pokok ini akan kami manfaatkan dengan baik,” tuturnya. (*/fikri)