Crime News

Dicabuli Ayah & Kakak, 2 Korban Lapor Polisi

News image

CILEGON - Dua korban pencabulan berinisial PP (15), warga Pulomerak da...

Hukum & Kriminal | Kamis, 18 Desember 2014 | Klik: 143 | Komentar

Baca

2 Calo Bus Diamankan

News image

PULOMERAK - Kepolisian Sektor (Polsek) Pulomerak berhasil mengamankan dua orang ca...

Hukum & Kriminal | Kamis, 18 Desember 2014 | Klik: 101 | Komentar

Baca

Lilies Jaminkan Walikota Jaman

News image

SERANG - Terdakwa Lilies Karyawati Chasan melalui kuasa hukumnya, Egi Su...

Hukum & Kriminal | Kamis, 18 Desember 2014 | Klik: 47 | Komentar

Baca


Gedung DPRD Tak Representatif

SERANG- Gedung DPRD Kota Serang perlu dilakukan pemugaran. Ini dikarenakan gedung wakil rakyat tersebut kurang representatif, bahkan sering menjadi salah satu penyebab kemacetan di Jalan Mayor Syafei Magersari, Kelurahan Kotabaru, Kecamatan Serang. Sehingga, diperlukan adanya perbaikan.
Ketua Komisi II DPRD Kota Serang Ramlan Junaidi menilai, gedung DPRD saat ini kurang representatif, terutama pada ruang terbuka seperti halaman parkir gedung yang sangat sempit. Sehingga, bila ada kegiatan yang cukup besar, seperti kegiatan paripurna dan rapat lainnya kendaraan para pejabat hingga parkir di luar gedung.
Akibatnya, kendaraan yang diparkir di luar gedung tersebut mengganggu lalu lintas di jalan sekitar sehingga menyebabkan kemacetan panjang. “Kita juga sedikit merasa tidak enak kalau ada acara sering menganggu lalu lintas,” ujarnya kepada Banten Raya, Selasa (10/9).

Selain sempitnya halaman parkir, lanjut Ramlan, di gedung wakil rakyat itu juga kekurangan ruangan. Bahkan guna menunjang kerja staf terpaksa menyewa rumah warga yang berada dekat dengan gedung DPRD. Untuk ruangan alat kelangkapan, kata Ramlan, seperti badan anggaran (Banggar), selama ini tidak memiliki ruangan. Sehingga bila ingin menggelar rapat harus mencari ruangan lainnya yang sedang tidak digunakan.  “Saat ini di gedung DPRD hanya ada ruangan fraksi, komisi dan ruang paripurna saja. Sementara untuk ruang rapat bila ada warga yang cukup  banyak datang ke DPRD ingin menyampaikan aspirasi kita bingung karena ruangannya sempit,” jelasnya.

Dia mengaku cukup menyadari keuangan Pemkot Serang, saat ini tidak bisa mencukupi bila harus memindah gedung ke kawasan yang lebih strategis dan representatif. Sehingga pihaknya menyarankan agar gedung DPRD dilakukan pemugaran saja. “Kalau di pindah saya rasa APBD kita tidak akan sanggup untuk saat ini, namun bila dipugar dengan membangunnya menjadi dua lantai, saya kira tidak membutuhkan anggaran yang cukup banyak,” tambahnya.

Terpisah, Kasi Teknik Bangunan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Serang, Timur Raksi Kotama menyatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima surat pengajuan untuk pemugaran gedung DPRD Kota Serang. Sehingga pihaknya tidak bisa berbuat banyak. “Kami hanya melaksanakan teknis. Kalau ada rencana seperti itu biasanya ada pengajuan dari pihak DPRD. Sampai saat ini belum ada,” ujarnya. (mg-usman)