Crime News

Ayah Perkosa Anak Kandung Hingga Hamil

News image

SERANG - F (17), warga Kelurahan Karundang, Kecamatan Cipocok, Kota ...

Hukum & Kriminal | Sabtu, 17 Februari 2018 | Klik: 34 | Komentar

Baca

Pemilik Toko Alat Listrik Tewas Bersimbah Darah

News image

PANDEGLANG - Siti Aminah (30), tewas di rumahnya, di RT01/01, ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 14 Februari 2018 | Klik: 42 | Komentar

Baca

Bayi Perempuan Dibuang di Semak-Semak

News image

PANDEGLANG - Warga Kampung/Desa Sekong, Kecamatan Cimanuk digegerkan dengan penemuan ...

Hukum & Kriminal | Kamis, 8 Februari 2018 | Klik: 69 | Komentar

Baca


Irna Ngaku Sering Ingatkan Kades


PANDEGLANG
- Bupati Pandeglang, Irna Narulita dibuat terkejut dengan munculnya dugaan korupsi Dana Desa (DD) di beberapa desa yang ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Pandeglang. Irna mengaku, mendukung langkah Kejari untuk menuntaskan kasus dana bantuan yang dikucurkan pemerintah pusat tersebut. "Yang mana nih? Biar saja, ibu harus dan wajib menghormati proses hukum.

Mereka (kepala desa) yang bermasalah dengan hukum, tetapi sudah membuat perencanaan sesuai aturan, bisa diselesaikan dengan musyawarah. Kalau tidak, urusannya dengan hukum," kata Irna, ditemui di Gedung Setda Pandeglang, Senin (29/1).

Irna menyatakan, sudah sering mengingatkan semua desa untuk menggunakan DD sesuai aturan. Bahkan, katanya, panggunaan DD tahun 2018 akan lebih diperketat. "Ibu sudah sering mengingatkan jangan ada lagi isu SPJ (surat pertanggung jawaban) dan nota bodong. Turunnya DD harus dipertanggungjawabkan. Kita sedang memikirkan pencarian DD tahun ini. Kita ingin cepat, namun prosedur harus dipenuhi," ujarnya.

Untuk menghindari terjadinya temuan, Irna mengaku, sudah membentuk tim untuk mengawasi penggunaan DD. "Sudah ada tim monev (monitoring dan evaluasi), baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan. Kecamatan juga minta didampingi oleh Inspektorat dan Apip (aparat pengawasan intern pemerintah), khawatir ada temuan. Lebih baik dipukul oleh bupati dari pada oleh instansi vertikal, bahaya. Kalau diingatkan bupati harus patuh," terangnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Pandeglang, Taufik Hidayat menuturkan, belum mendapatkan laporan adanya beberapa desa yang disinyalir menyalahgunakan DD. Namun, Taufik menghormati proses hukum yang tengah ditangai kejari tersebut. "Belum tahu. Itu sudah tupoksi mereka, kita tidak bisa menghalangi itu semua. Kalau ada indikasi seperti itu kita menyerahkan, patuh, dan taat kepada hukum," tuturnya.

Dengan adanya kasus tersebut, Taufik berharap dapat memberikan efek jera kepada semua desa agar menggunakan DD sesuai aturan. Taufik juga berkilah sudah maksimal melakukan pengawasan terhadap penggunaan DD di semua desa. "Mudah-mudahan bisa memberikan pembelajaran bagi desa untuk lebih baik lagi. Kalau pengawasan sudah rutin kami lakukan, baik dari kami, kecamatan, maupun Inspektorat," katanya. (yanadi)