Crime News

Ayah Perkosa Anak Kandung Hingga Hamil

News image

SERANG - F (17), warga Kelurahan Karundang, Kecamatan Cipocok, Kota ...

Hukum & Kriminal | Sabtu, 17 Februari 2018 | Klik: 34 | Komentar

Baca

Pemilik Toko Alat Listrik Tewas Bersimbah Darah

News image

PANDEGLANG - Siti Aminah (30), tewas di rumahnya, di RT01/01, ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 14 Februari 2018 | Klik: 42 | Komentar

Baca

Bayi Perempuan Dibuang di Semak-Semak

News image

PANDEGLANG - Warga Kampung/Desa Sekong, Kecamatan Cimanuk digegerkan dengan penemuan ...

Hukum & Kriminal | Kamis, 8 Februari 2018 | Klik: 69 | Komentar

Baca


Ponpes Bakal Terima Rp 20 Juta


PANDEGLANG – Sebanyak 3.264 Pondok Pesantren (Ponpes) di Provinsi Banten akan menerima bantuan dana hibah dari Pemprov Banten, 1.800 ponpes diantaranya berada di Pandeglang. Total adan hibah yang akan digelontorkan senilai Rp66 miliar.

“Untuk bantuannya satu pesantren mendapatkan Rp20 juta,” kata Gubernur Banten Wahidin Halim, ditemui usai rapat Rapat Kerja IV Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Banten di Ponpes Putri Al-Mizan, Cikole, Kabupaten Pandeglang, Selasa (16/1).

Wahidin menyatakan, bantuan dana hibah untuk ponpes sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengembangkan ponpes serta dapat menunjang kebutuhan ponpes di Banten. “Ponpes adalah mitra kita (pemerintah-red) dalam membangun negara. Bantuan ini untuk memberikan manfaat bagi pesantren, baik opersional maupun pembangunan. Ini bentuk perhatian dari pemerintah,” ujarnya.

Selain memberikan bantuan, menurutnya, pemerintah juga akan terus melakukan pembinaan terhadap semua ponpes agar dapat melahirkan generasi muda yang memiliki ahlak mulia. Wahidin berharap, semua ponpes dapat menjadi terdepan dalam mengembangkan pendidikan agama Islam. “Kita selalu membangun silaturahmi dengan semua ponpes. Pendidikan agama dan pertahanan bangsa ini berada di pesantren,” ungkapnya.

Ketua Presidium FSPP Pandeglang, Azis Nurdin menuturkan, untuk ponpes yang akan mendapatkan bantuan dana hibah dari pemprov tersebut setiap ponpes harus memiliki akta notaris, izin opeasional, dan rekomendasi dari FSPP. “Persyaratan itu wajib dan harus ada. Untuk bantuan dana hibah ini digunakan untuk pembangunan ponpes dan pesantren mana yang layak untuk dikembangkan,” tuturnya.

Dijelaskan, hasil koordinasi yang pihaknya lakukan dari keseluruhan ponpes di Banten yang akan mendapatkan bantuan paling besar adalah Pandeglang dan Lebak, karena merupakan basis ponpes terbesar di Banten. “Untuk usulan memang kami belum tahu, tapi hasil laporan, yang paling terbanyak Pandeglang mencapai 1.800 ponpes, dan Lebak mencapai 1.000 ponpes,” jelasnya.

Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setda Pandeglang, Abdul Gaffar menyambut baik dengan bantuan dana hibah untuk ponpes. Ia berharap, bantuan tersebut digunakan sebagai mestinya serta semua ponpes dapat mencetak generasi muda yang agamis. “Kami sangat berterima kasih. Ini sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengembangkan ponpes,” ujarnya. (yanadi)