Crime News

Ayah Perkosa Anak Kandung Hingga Hamil

News image

SERANG - F (17), warga Kelurahan Karundang, Kecamatan Cipocok, Kota ...

Hukum & Kriminal | Sabtu, 17 Februari 2018 | Klik: 34 | Komentar

Baca

Pemilik Toko Alat Listrik Tewas Bersimbah Darah

News image

PANDEGLANG - Siti Aminah (30), tewas di rumahnya, di RT01/01, ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 14 Februari 2018 | Klik: 42 | Komentar

Baca

Bayi Perempuan Dibuang di Semak-Semak

News image

PANDEGLANG - Warga Kampung/Desa Sekong, Kecamatan Cimanuk digegerkan dengan penemuan ...

Hukum & Kriminal | Kamis, 8 Februari 2018 | Klik: 69 | Komentar

Baca


Pemkab Terancam Tak Dapat Kuota CPNS


PANDEGLANG – Rencana pemerintah pusat menerima CPNS secara besar-besaran pada 2018 ini sangat ramai diberitakan dan menjadi perhatian masyarakat, tak terkecuali di Pandeglang. Sayangnya, Pemkab Pandeglang diprediksi sulit mendapatkan jatah atau kuota CPNS baru. Sebab struktur APBD Pandeglang 2018 tidak memenuhi syarat karena belanja tidak langsungnya (BTL) lebih dari 50 persen.

Kepala BKD Pandeglang Ali Fahmi Sumanta, mengatakan, Kemen PAN RB meminta setiap daerah mengusulkan kebutuhan CPNS dengan melampirkan hasil anjab (analisi jabatan) dan lampiran APBD. Untuk hasil anjab, kata Fahmi, tidak ada persoalan.

Namun, struktur APBD Pandeglang bisa menjadi ganjalan. “Kalau belanja pegawai lebih dari 50 persen, maka mohon maaf itu akan jadi kendala mendapatkan jatah,” kata Fahmi ditemui di Graha Pancasila, Pandgelang, kemarin.

Menurut Fahmi, Pemkab Pandeglang sangat berharap mendapatkan kuota CPNS dari Kemen PAN RB. “Tanggal 20 kami akan menyampaikan lampiran APBD dan anjab ke Kemen PAN. Nanti pusat yang memutuskan. Namun Ibu Bupati terus berjuang untuk mendapatkan kuota,” tandasnya.

Masih kata Fahmi, kota CPNS Pandeglang yang akan diusulkan tidak banyak, yakni sekitar 260 orang. “Usulan ini sesuai dengan permintaan Kemen PAN RB agar memprioritaskan CPNS dari tiga bidang, yaitu kesehatan, pendidikan dan pendamping infrastruktur. Kita berdoa saja agar usulan itu diterima, karena Pandeglang butuh pegawai yang berstatus ASN,” pungkasnya.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Pandeglang Erin Fabiana Anshorie meminta BKD terus mengawal rencana penerimaan CPNS baru karena Pandeglang membutuhkan banyak tambahan ASN. “Banyak ASN yang pensiun dan harus segera dicarikan penggantinya. Rencana penerimaan CPNS baru merupakan kesempatan bagi Pandeglang untuk melakukan pergantian atau penambahan,” kata Erin.  (muhaemin)