Crime News

Rampok BSD Tewas Ditembak

News image

TANGSEL - Anggota Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Metro Serpong, Kota Ta...

Hukum & Kriminal | Sabtu, 20 Desember 2014 | Klik: 47 | Komentar

Baca

Dicabuli Ayah & Kakak, 2 Korban Lapor Polisi

News image

CILEGON - Dua korban pencabulan berinisial PP (15), warga Pulomerak da...

Hukum & Kriminal | Kamis, 18 Desember 2014 | Klik: 215 | Komentar

Baca

2 Calo Bus Diamankan

News image

PULOMERAK - Kepolisian Sektor (Polsek) Pulomerak berhasil mengamankan dua orang ca...

Hukum & Kriminal | Kamis, 18 Desember 2014 | Klik: 144 | Komentar

Baca


Harga Gula Merah Terus Merangkak

Baru tiga hari ibadah puasa, harga gula merah di Pasar Menes, Kecamatan Menes, terus mengalami kenaikan, Gula merah yang biasanya Rp 5 ribuah perbuah, berlahan naik menjadi Rp 8-10 ribu, dan diperkirakan besok naik akan mencapai Rp 12 ribu perbuah.
Kondisi tersebut terjadi lantaran, permintaan konsumen semakin hari, semakin tinggi, apa lagi nanti menjelang hari raya, tingginya  konsumen juga mebuat kewalahan para pedagang gula untuk memenuhinya. Dikatakan salah seorang penjual gula merah di pasar  tersebut Obi (34) kondisi ini sudah menjadi kebiasaan tahunan, jika bulan puasa datang pastinya gula merah permintaanya cukup banyak. Hal ini kemungkinan karena banyaknya warga yang membuat kue. Meski harga naik namun tiap bulanya permintaan selalu tinggi. “Meski harga gula merah naik namun permintaan terus bertambah, ini baru tiga hari puasa apa lagi nanti akan menjelang hari raya ini pasti akan bertambah harganya juga akan naik. Karena kondisi saat ini saja hampir setiap hari harga itu naik, yang terjualnya juga perhari itu berbeda dengan bulan-bulan biasa, kalau bulan ramadan saat ini itu hampir ratusan buah terjual,” katanya kepada Banten Raya, Jumat (12/7).

Ia menjelaskan, biasanya kalau untuk naiknya harga itu kadang ada tengangnya namun untuk saat ini hampir merayap naik harganya. Namun kalau untuk diluar bulan-bulan puasa itu harga stabil tidak terus mengalami kenaikan. “Banyak pembeli yang mengatakan bahwa gula merah ini memang saat ramadan banyak digunakan untuk membuat makanan atau kue untuk berbuka puasa,” ujarnya.

Sementara itu Samsul salah seorang pembeli gula merah mengatakan bahwa, naiknya harga gula merah ini sudah menjadi hal yang wajar di saat bulan puasa. Kondisi ini terjadi lantaran konsumen gula merah bertambah, karena yang biasanya warga tidak membuat kolak atau kue yang manis-manis untuk berbuka puasa dan itu dilakukan hampir setiap hari. “Kalau saya memang membeli dari pasar ini untuk dijual lagi nanti di perkampungan, kalau keluahan dari pembeli yang pasti, paling nawar itukan hal yang wajar. Tapi mereka juga faham apa lagi saat ini kan BBM harganya naik,” ujarnya.

Irawati (40) salah seorang warga setempat mengatakan, kondisi saat ini benar-benar sangat kewalahan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, hampir semua bahan-bahan poko naik harganya termasuk gula merah. “Kalau puasa jelas gula merah itu banyak digunakan mulai membuat kue sampai dengan lainya karena inginya yang manis-manis aja,” tandasnya. (agus)