Crime News

Rampok BSD Tewas Ditembak

News image

TANGSEL - Anggota Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Metro Serpong, Kota Ta...

Hukum & Kriminal | Sabtu, 20 Desember 2014 | Klik: 67 | Komentar

Baca

Dicabuli Ayah & Kakak, 2 Korban Lapor Polisi

News image

CILEGON - Dua korban pencabulan berinisial PP (15), warga Pulomerak da...

Hukum & Kriminal | Kamis, 18 Desember 2014 | Klik: 233 | Komentar

Baca

2 Calo Bus Diamankan

News image

PULOMERAK - Kepolisian Sektor (Polsek) Pulomerak berhasil mengamankan dua orang ca...

Hukum & Kriminal | Kamis, 18 Desember 2014 | Klik: 160 | Komentar

Baca

Berita Terkini

News image

Senin, 22 Desember 2014 | Klik: 14

TNI Pamer Alutsista di Mal

KOTA TANGERANG – TNI memamerkan alat utama sistem pertahanan (alutsista) di pelataran parkir Mal TangCity, Kota Tangerang, Minggu (21/12). Warga pun berduyun-duyun melihatnya. Ac...

Lainnya: Berita Utama
next
prev


TANGSEL - Pemkot Tangsel mulai bersikap tegas terhadap pengelola Base Tranceiver Station (BTS) yang ogah mengurus izin. Setelah merobohkan lima BTS ilegal di beberapa titik, dipastikan bakal menyusul pembongkaran sejumlah BTS lain yang juga ilegal. Diketahui, dari data Dinas Perhubungan Komunik ...

TANGERANG - Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Harian Kabupaten Tangerang menggelar lomba menulis surat untuk Bupati Tangerang. Kegiatan yang diselenggarakan, Sabtu (20/12) kemarin ini adalah rangkaian dari acara menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Kabupaten Tangerang yang jatuh pada 27 Desember 2 ...

KOTA TANGERANG - Posyandu Kelurahan Kebon nanas menggelar seminar narkoba dalam rangka memeringati Hari Ibu di aula Komplek Sekretaris Negara Kelurahan Kebon Nanas, Kecamatan Tangerang, Sabtu (20/12). Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Walikota Tangerang Sachrudin Sachrudin mengatakan bahwa ...
TANGSEL - Ratusan sopir angkutan perkotaan (angkot) resah terkait rencana peluncuran dan uji coba Trans Anggrek Circle Line Tangsel, program angkutan massal pemerintah daerah setempat. Terlebih, Trans Anggrek ini bakal melintasi 4 trayek angkot di kawasan Pamulang.
Ketua Gabungan Persatuan Sopir Seluruh Indonesia (Gapersi) Tangsel Hartoyo mengatakan di koridor dua yang akan dilalui Trans Anggrek, ada sebanyak 300 kepala keluarga yang menggantungkan hidup dari menarik angkot. Maka itu, kata dia, jalur Trans Anggrek yang melintasi koridor dua ini perlu ditinjau ulang."Pasti resah. Jika ini diberlakukan, bagaimana nasib sopir-sopir angkutan yang ada di sana," katanya menjelaskan akhir pekan kemarin.

Ia meminta agar dilakukan evaluasi ulang terhadap koridor-koridor yang dilintasi Trans Anggrek. Jangan sampai, kata dia, jalur yang dilintas itu akan menjadi beban bagi sopir atau pengusaha angkutan.
“Ada 4 trayek dengan armada yang cukup banyak, jika diberlakukan ujicoba dikoridor dua ini, gimana dengan nasib penumpang yang akan didapat para supir angkutan,” tegasnya.

Diketahui, Trans Anggrek yang merupakan program Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kota Tangsel ini ini akan melintasi empat koridor yang terdiri dari koridor 1 start terminal Pondok Cabe-Jl Agus Salim,Jl RE Martadinata,UIN Ciputat, Jl Ir Juanda (Integrated dengan APTB Ciputat-Kota) dan Jl Wr Supratman-Bintaro Plaza mixwd used terminal intermoda Pondok Ranji (integrated dengan KA Ke Jakarta) PP dengan panjang lintasan 12,4 km.

Koridor dua start dari Pondok Cabe-Jl Agus Salim-Jl RE Martadinata-Jl Pajajaran-Jl Siliwangi-Kampus ITI-Jl Raya Puspitek-Jl Taman Tekno-Jl Buaran Rawa Buntu-terminal intermoda Rawabuntu (integrated dengan KA ke Jakarta) PP sepanjang 18,8 km.

Sedangkan koridor tiga melalui start terminal intermoda Rawabuntu-Jl Kapten Subiyanto-Jl Pahlawan Seribu-Jl Raya Serpong-Jl Boulevard Alam Sutera-Mall Sogo Alam Sutera (integrated rencan bus lane Sogo-Bandara) PP panjang lintasan 12,4 km.Untuk koridor 4, start Mall Sogo Alam Sutera-JL Bayangkara-Jl Graha Utama Raya-Jl Boulevard Bintaro ROW 50-Bintaro lifestyle-terminal intermoda Jurang Mangu-PP sepanjang 14,5 km. (iwan)
SERANG – Dalam rangka membantu meringankan beban biaya kuliah, Ikatan Mahasiswa Bidik Misi (Ikadiksi) Universitas Negeri Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), menyisihkan uang beasiswanya untuk membantu mahasiswa kurang mampu dan berprestasi.
Menurut Maskin, Ketua Umum Ikadiksi, pemberian beasiswa kepada mahasiswa berprestasi tapi kurang mampu merupakan program tahunan yang dilakukan oleh Ikadiksi sejak empat tahun yang lalu dengan nama Bantuan Pendidikan Bidik Misi. “Program ini mulai dilakukan tiap tahunnya sejak 2011 lalu,” kata Maskin di kampus Untirta kepada Banten Raya, Minggu (21/12).

Dia mengaku, sumber dana bantuan beasiswa kepada mahasiswa yang memenuhi persyaratan, disisihkan Rp 100 ribu dari mahasiswa penerima Beasiswa Bidik Misi. “Tahun pertama 5 mahasiswa yang beruntung mendapatkan beasiswa selama satu semester. Tiap tahunnya selalu bertambah, bahkan untuk tahun ini tidak dibatasi,” ungkap Maskin bangga.

Mahasiswa Fakultas Hukum ini menjelaskan, Beasiswa Bidik Misi yang berada di Untirta memiliki kuota. Sedangkan, jumlah mahasiswa yang kurang mampu namun memiliki prestasi di Untirta dan tidak mendapatkan beasiswa banyak.“Oleh karena itu, kami membentuk Ikadiksi yang tujuannya untuk memberikan beasiswa bagi yang berhak. Selain itu, Ikadiksi merupakan wadah silaturahmi sesama mahasiswa penerima beasiswa bidik misi, dan memberikan informasi hingga pencairan Beasiswa Bidik Misi,” kata Maskin menjelaskan.

Dana Rp100 ribu tersebut, lanjut Maskin, tidak hanya untuk membantu mahasiswa. Tapi dana yang terkumpul tersebut untuk menjalankan roda organisasi, seperti kegiatan pelepasan alumni Mahasiswa Bidik Misi. “Dana yang terkumpul juga untuk melakukan koordinasi dan kegiatan dari organisasi,” katanya.

Di lokasi yang sama, Wakil Ketua Umum Ikadiksi  Hardiles Jumades mengaku, kurangnya kesadaran mahasiswa penerima Beasiswa Bidik Misi untuk mengumpulkan kartu hasil studi (KHS) berakibat lambatnya pencairan Beasiswa Bidik Misi.“Pencarian Beasiswa Bidik Misi ini serentak, dengan persyaratan menyerahkan kartu hasil studi. Jika ada yang belum memberikan kartu hasil studi, maka pencairan beasiswa akan lambat,” ungkapnya.

Dia berharap, dengan adanya program Bantuan Pendidikan Bidik Misi ini, bisa meringankan beban biaya kuliah. “Saya juga berharap mahasiswa penerima Beasiswa Bidik Misi mau bekerjasama, dengan memberikan kartu hasil studinya secepat mungkin,” harapnya. (satibi)